Sanksi Menanti bagi PNS yang Tambah Libur Lebaran

SETELAH Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melakukan sidak di sejumlah Bagian Sekretariat Daerah (Setda) dan SKPD, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Mahfud juga melakukan hal yang sama di beberapa SKPD di pengujung aktivitas kantor, Kamis (22/6), kemarin.

Dalam sidaknya itu, Mahfud mengungkapkan, ada sanksi bagi ASN yang tambah libur cutinya. “Jelas ada sanksi bagi mereka yang tambah libur. Kita lihat saja nanti setelah cuti selesai,” ujar Mahfud kepada media ini sembari meminta ASN memeriksa kembali listrik sebelum libur.

 

Seperti diketahui, durasi jam kerja ASN dipangkas selama bulan puasa. Masuk jam 8, pulang jam 3. Mengingat kebiasaan ASN “mundur” berjamaah jelang pulang kantor, apalagi sudah di pintu gerbang cuti bersama, Sekda Mahfud menggunakan kesempatan “sempit” itu untuk jalan-jalan ke sejumlah SKPD.

Hasilnya, aktivitas berjalan seperti biasa. Hanya di Dinas Sosial, sedikit lengang. Kadisnya juga tak nampak di ruangan karena pergi mengantar keluarganya yang sakit. “Aktivitas ASN masih sangat lancar. Apalagi tadi di Dinas Dukcapil, pelayanan berlangsung normal seperti biasa,” terang Mahfud, yang siang menjelang sore itu ditemani Asisten III Muhammad Kasrum.

Beberapa SKPD juga masih nampak ramai, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas PU, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB). “Alhamdulillah, aktivitas ASN masing sangat lancar,” ungkap Mahfud.

Ditanya prosentase kehadiran ASN jelang cuti bersama, Mahfud menjawab sekitar 90% kehadiran, sama persis apa yang disampaikan Bupati sebelumnya. “Persentase kehadiran 90%. Kalau ada yang tidak hadir karena ada yang sakit, dan mengantar keluarganya yang sakit,” tutup Mahfud. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds