Sulsel Penghasil Beras dan Jagung Terbesar di Indonesia

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI mengapresiasi kinerja Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sulsel. Khususnya dalam penyerapan anggaran dan luas tambah tanam (LTT) di Provinsi Sulawesi Selatan sampai Mei 2017.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultural Sulsel, Fitriani menyebutkan Sulsel saat ini menjadi daerah dengan kontribusi kinerja pertanian terbesar dalam sektor beras dan jagung di Indonesia.

 

“Tahun 2016 saja, kinerja kita untuk tanaman padi berada di urutan tiga nasional dan jagung kedua. Kita selalu surplus. Untuk padi surplus 2,6 juta ton.  Sementara pada Mei 2017, Sulsel tertinggi secara nasional,” sebut Fitriani.

Dia menjelaskan, khusus penyerapan anggaran yang dikelola instansinya, Sulsel berada pada posisi 30,75 persen. Lebih tinggi dibanding penyerapan anggaran lingkup Kementerian Pertanian yang berada pada angka rata-rata 29,50 persen.

Sementara untuk luas lahan tanam (LTT), hingga bulan Mei tahun ini, sudah melampaui target. Untuk luas tanam padi sudah mencapai 119,92 persen atau 320.507 hektare dari target seluas 267.273 hektare. Sedangkan jagung sebesar 166,43 persen atau 59.233 hektare dari sasaran 35.591 hektare.

Fitriani menambahkan, produk pertanian di Sulsel unggul karena pemerintah Provinsi Sulsel selalu memotivasi para petani dan para petugas di lapangan.

Menurutnya, capaian yang telah diraih sebagai jawaban atas tantangan Gubernur Syahrul Yasin Limpo,  bahwa pertanian di Sulsel tidak boleh bersoal karena alam kita mendukung.

“Kita sudah punya sistem yang berjalan dengan baik,  tinggal menstimulasi sedikit saja maka sudah akan bekerja dengan baik. Jadi untuk target bulan April hingga September yakin dapat tercapai.” pungkasnya.

(rls/muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds