Pengukuhan RT-RW Se- Makassar Ditunda, Ini Alasannya

Seperti yang terlihat di Kelurahan Bara-Barayya Timur, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Rabu (22/2/2017). Persiapan yang dilakukan yaitu dengan memasang spanduk

Seperti yang terlihat di Kelurahan Bara-Barayya Timur, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Rabu (22/2/2017). Persiapan yang dilakukan yaitu dengan memasang spanduk "raksasa" bergambar para calon ketua RT/RW. | POJOKSULSEL - CHAERDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR- Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Muh. Iskandar Lewa menyampaikan pengukuhan Ketua RT-RW se- kota Makassar yang semula diagendakan 8 Juli mendatang bakal ditunda. Namun menurutnya penundaan itu tidak lebih dari satu minggu atau paling lambat tanggal 16 Juli 2017.

“Pengukuhan tetap kita laksanakan di Lapangan Karebosi, namun waktunya bergeser tidak lebih dari satu minggu dari jadwal awal yang telah kita agendakan. Yang pasti tidak akan lewat dari tanggal 16 Juli 2017,” pungkasnya, Sabtu, (17/6/2017).

Ada dua alasan utama yang menjadi pertimbangan diundurnya agenda tersebut. Iskandar mengatakan di waktu bersamaan Pemerintah Kota Makassar sementara fokus mempersiapkan kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada kegiatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) dan rencana peninjauan lokasi Badan Usaha Lorong (BULo).

Selain itu, Iskandar mengatakan jika pengukuhan RT-RW tersebut juga akan dilakukan serentak dengan Pengukuhan Penasehat Wali Kota Bidang RT-RW. Ada pun yang akan dikukuhkan yaitu Ketua RT-RW berjumlah 5.969. Sementara Penasehat Wali Kota bidang RT-RW sebanyak 3.919 orang. Bersamaan dengan itu pula juga akan dilakukan pengukuhan 153 Ketua LPM se-kota Makassar.

“Alasan kedua Karena kita juga akan mengukuhkan bersamaan dengan penasehat wali kota bidang RT-RW sebanyak 3.919 orang, itu juga saat ini sementara kami rampungkan kostumnya. Kalau LPM dan RT-RW semuanya sudah readi,” ucapnya.

Kegiatan yang akan dihelat usai lebaran ini kata Iskandar sekaligus dirangkaikan dengan agenda halal bi halal pemerintah kota Makassar dan diperkirakan dihadiri sekitar 10.000-an orang.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds