Polri Ingatkan Novel Soal ‘Jenderal’

Novel Baswedan

Novel Baswedan

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Penyidik senior KPK Novel Baswedan mendapat peringatan dari Mabes Polri soal tudingan yang menyebut adanya oknum jenderal Polri yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan, tuduhan tanpa bukti tersebut bisa berimplikasi hukum.

 

“Kalau dia menyebut nama, sebaiknya hati-hati. Karena kalau menyebut nama dan tidak terbukti ada implikasi hukum,” ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/6).

Setyo pun menyarankan kepada penyidik senior KPK yang kini menjalani perawatan di Singapura itu untuk menyampaikan informasi tentang praduganya kepada penyidik. Menurutnya, hal itu lebih bermanfaat dibanding memberikan pernyataan kepada media.

“Satu pernyataan mohon maaf, kalau disampaikan ke media itu tidak ada nilai justice-nya. Seperti yang lalu kami menyampaikan kalau memang saudara Novel mempunyai informasi, lebih baik dituangkan dalam berita acara pemeriksaan,” jelas Setyo.

Dalam sebuah wawancara dengan media asing, Novel menyinggung informasi soal dugaan keterlibatan aparat dalam kasus penyerangan yang menimpanya. Awalnya, Novel menduga hal itu kecelakaan biasa. Ternyata kejadian itu berulang lagi sepekan kemudian.

“Saya menerima informasi bahwa seorang jenderal polisi terlibat. Mulanya saya menganggap informasi itu salah. Tapi sekarang setelah dua bulan kasusnya tak terselesaikan, saya bilang (ke pemberi info, red) rasanya informasi itu benar,” katanya kepada TIME.

(mg4/jpnn)



loading...

Feeds