Launching Harteknas, Gubernur Syahrul Sebut KTI Masa Depan Indonesia

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Menristek Dikti, Prof Muhammad Nasir saat melaunching Hari Teknologi Nasional (Harteknas) di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Jumat (16/6/2017). | DOK. POJOKSULSEL

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Menristek Dikti, Prof Muhammad Nasir saat melaunching Hari Teknologi Nasional (Harteknas) di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Jumat (16/6/2017). | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan pemilihan Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai tempat pelaksanaan Hari Teknologi Nasional (Harteknas) sudah tepat.

Menurutnya, kemampuan Indonesia untuk sejajar dan bersaing dengan negara maju di Eropa, sangat ditentukan oleh pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.

“Indonesia sangat ditentukan dari teknogi yang dikembangkan dengan baik. Dan Indonesia di kawasan Timur,” kata Syahrul Yasin Limpo saat melaunching Hari Teknologi Nasional (Harteknas) di Pelabuhan Paotere, Jumat (16/6/2017).

Puncak Harteknas ke-22 akan berlangsung di Makassar pada 10 Agustus 2017 mendatang. Kegiatan ini mengusung tema Pembangunan Maritim Berbasis Pengetahuan.

Menurut Syahrul Yasin Limpo, Sulsel merupakan gerbang KTI, yang pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Apalagi, masa depan Indonesia terhampar luas di KTI. Kekayaan alam di KTI sangat menjanjikan untuk menguasai dunia. Karena itu, Gubernur Syahrul YL meminta agar Indonesia terus berupaya meningkatkan kemajuan teknologi, untuk mengelola Sumber daya alam di KTI.

Pada kesempatan yang sama, Syahrul YL menyampaikan bahwa tematik pelaksanaan Harteknas ke-22, telah sejalan dengan program 3M+B Provinsi Sulsel. yang berarti lebih maju, modern, dan mandiri dalam kebersamaan.

Menristek Dikti, Prof Muhammad Nasir berharap kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan acara ini.

Menurutnya, Hakteknas dipusatkan di Makassar, Sulsel karena merupakan kota pelabuhan terbesar di Indonesia. Diharapkan melalui kegiatan ini, bisa lahir karya anak bangsa di bidang teknologi maritim.

Beberapa kegiatan dilaksanakan pada launching Hakteknas diantaranya tausiah Ramadan, berbagi sembako, buka bersama dan salat berjamaah, bakti untuk nelayan berupa pemberian mesin kapal berkonventer kit dari PT Inti (Persero) dan lainnya.

Sementara rangkaian acara pada puncak Hakteknas diantaranya, bakti teknologi, pameran teknologi dan produk inovasi serta pemeran pembangunan dan produk inovasi dari Sulsel.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 undangan diantaranya berasal dari Kemenristek Dikti, sejumlah lembaga pemerintah, sejumlah rektor dari perguruan tinggi, BUMN, dan BUMD.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds