GAWAT! PSM Makassar Krisis Pemain U-23

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts. | DOK.  POJOKSULSEL

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts. | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts kembali mengutarakan kekesalannya terkait aturan wajib pemain U-23 di Liga 1 2017.

Saat menjamu Pusamania Borneo FC, Senin (19/6/2017) mendatang, PSM Makassar dipastikan tidak bisa memainkan tiga pemain U-23 yang selama ini jadi pemain inti.

Ridwan Tawainella masih dibekap cedera, lalu Asnawi Mangkualam dan Reva Adi Utama akumulasi kartu kuning.

“Saya utarakan lagi, peraturan U-23 itu tidak bagus. Tidak membantu perkembangan pemain muda di Indonesia,” kata Robert Alberts.

Kehilangan tiga pemain U-23 yang menjadi tim inti membuat Robert harus melakukan rotasi pada skuadnya. Memasang M Arfan, Romario, dan Muhammad Safei, tapi Robert belum puas dengan dengan komposisi itu.

“Kami bisa rotasi tiga hari terakhir, dengan formasi berbeda. Kembali lagi, pemain ini belum siap untuk kompetisi,” kata Robert.

Menurut mantan pelatih Arema dan Sarawak FC itu, Hanya M Arfan bisa memenuhi kriteria yang diinginkan.

“Arfan beda, sebelum masuk ke sini, dia sudah ada pengalaman dan sebelumnya ia sudah siap untuk level ini,” puji Robert.

Ia mengungkapkan, pemain muda yang dipaksakan bermain di level senior akan tertekan dann hasilnya tidak akan maksimal.

“Memang mental mereka yang belum siap untuk kompetisi ini. Kita bisa lihat pada latihan, mereka sepeti tertekan. Karena takut bikin kesalahan apalagi saat bermain dihadapan suporter,” kata Robert.

Ia menganggap peraturan ini tidak akan membantu memperbaiki kualitas sepak bola di Indoensia.

“Saya tidak senang dengan peraturan ini, karena menurunkan kualitas sepak bola Indonesia. Tidak ada gunanya untuk memajukan sepak bola di Indonesia,” pungkas Robert.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds