Danny, Kapolrestabes dan Pangdam Jadi Pemateri Diskusi IJTI Sulsel

Ilustrasi IJTI

Ilustrasi IJTI

MASALAH keamanan, khususnya di Kota Makassar kian menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, aksi kawanan geng motor, begal, pencurian, perampokan, pembunuhan dan beberapa kasus kejahatan lainnya, masih saja terus terjadi.

Meski demikian, peran aparat keamanan dan pemerintah, tak bisa dikesampingkan begitu saja. Berbagai penindakan dan upaya telah dilakukan untuk menekan angka kejahatan di kota ini.

 

Hanya saja, hal itu dirasa belum cukup. Mengingat angka kejahatan, juga terus meningkat.

Sinergitas antara pemerintah dan aparat keamanan serta penegak hukum masih dirasa perlu lebih ditingkatkan. Selain itu, peran elemen dan pihak lain, khususnya media juga harus berperan aktif dalam hal ini.

Menengarai situasi ini, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sulsel berinsiatif untuk menggelar diskusi publik, untuk membahas masalah tersebut. Diskusi ini akan dijadikan sebagai ajang untuk mencari solusi untuk isu-isu yang berkembang, khususnya terkait dengan masalah keamanan.

Salah satu langkah yang diambil yakni dengan mempertemukan empat unsur yang memiliki peran utama. Diantaranya pihak Pemerintah Kota, Kepolisian, TNI dan Media.

Mewakili Pemkot Makassar, diskusi ini akan dihadiri langsung oleh Walikota Danny Pomanto. Sementara dari pihak kepolisian dan TNI, oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi dan Dandim 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Otto Sollu.

Sedangkan mewakili dari pihak media, dihadiri oleh jurnalis sendiri, Alwy Fauzi, yang juga jurnalis Trans 7 (CNN). Keempatnya akan hadir sebagai narasumber dalam diskusi dengan tema Menakar Kamtibmas dalam Persepsi Layar Kaca.

Penyelenggaran diskusi publik ini sendiri akan dilangsungkan di Hotel Amaris, Minggu 18 Juni mendatang. Selain para narasumber, diskusi ini juga akan dihadiri oleh praktisi, akademisi dan elemen mahasiswa hingga masyarakat umum. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds