Perserui Pindah Home Base, PSM Makassar Keberatan

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts | DOK. POJOKSULSEL

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Perseru Serui terpkasa menjadi tim musafir selama Ramdan. Sebab Stadion Marora yang selama ini angker bagi para tamu tak memenuhi syarat buat menggelar laga malam.
Penerangannya yang tak mumpuni menjadi alasan. Laga dengan Persija Jakarta sempat diundur, karena Perserui menolak menolak tawaran Persija main di Solo.
Pihak operator kemudian mengambil  keputusan laga tunda itu dilaksanakan, Selasa (13/6/2017) lalu, di Stadion Patriot Bekasi.
Sebenarnya, Perseru Serui bertindak sebagai tuan rumah, tapi Stadion Patriot adalah kandang Persija Jakarta. Tentu saja keuntungan bagi Macan Kemayoran. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Persija Jakarta dengan skor 3-0.
Sebelum melawan Persija Jakarta, terlebih dahulu Perseru Serui melawan Bali Unuted, Minggu (4/6/2017) malam.
Perseru sebenarnya bertindak sebagai tuan rumah meski bermain di kandang Bali United. Tentu saja kondisi ini dimaksimalkan Irfan Bachdim dkk, dengan mengamankan tiga poin penuh atas Kuda Laut Oranye pada pekan sembilan Liga 1 2017.
Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts protes, sebab kondisi itu menguntungkan tim lain. “Kami kehilangan banyak waktu, biaya serta mental pemain saat kami bermain di sana (Stadion Marora),” katanya.
Diketahui, sebelum menjadi tim musafir, Perseru Serui sudah memainkan 3 laga kandang di Stadion Marora. Yakni melawan Persiba Balikpapan, PSM Makassar dan Persela Lanongan.
Robert Alberts menilai keputusan ini sangat merugikan tim lain khsusnya yang sudah bertandang ke Serui. Apalagi, menurut pelatih asal Belanda itu, PSSI selaku induk olahraga sepak bola belum mengeluarkan keputusan resmi.
“Home Perserui ada ditempat lain, tapi tidak ada keputusan resmi dari PSSI apakah putaran kedua tetap disitu atau berganti lagi,” kata Robert Alberts.
Keadaan ini, kata Robert menguntungkan beberapa tim. “Karena kita sudah terbang ke Serui, dan lawan selanjutnya mereka dapat laga tandang seperti laga kandang mereka,” keluh Robert.
Sejauh ini, PSSI belum.memberi keputusan tentang nasib Stadion Marora. Apakah diputaran kedua bisa tetap digunakan atau tidak.
(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds