Ingin Bubarkan Balapan Liar, Polisi Malah Dikeroyok Geng Motor

Ilustrasi

Ilustrasi

ANGGOTA Dit Sabhara Polda Kalimantan Barat Bripda Mochammad Syaiful Ma’arif tak berdaya saat menghadapi kepungan anggota geng motor Jomblo (Pablo). Bogem mentah pun bertubi-tubi hinggap di muka dan badan polisi ini.

Saat itu, Syaiful dikeroyok ketika hendak membubarkan ajang balap liar yang dilakukan Geng Motor Pablo.

 

Mendengar anak buahnya jadi sasaran geng motor,

Tim Jatanras Polresta Pontianak akhirnya langsung bergerak cepat berhasil meringkus Doit, salah satu anggota Geng Motor Jomblo itu di Jalan Tanjung Raya I, Pontianak Timur, Senin (12/6).

Doit merupakan salah satu tersangka pengeroyokan anggota Syaiful Ma’arif, Sabtu (10/6/2017) lalu. Kini, petugas masih mengejar Deo, Rio, dan Jack.

“Kami tangkap Doit berdasarkan hasil

pengembangan penyidikan terhadap tersangka yang sebelumnya sudah diamankan, yaitu Zaki,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli.

Menurut Husni, akibat ulah anggota Geng Motor Pablo, Syaiful mengalami memar di wajah.

“Zaki mengakui bahwa pengeroyokan itu dilakukan bersama teman-temannya. Yakni Doit, Deo, Rio, dan Jack,” ungkap Husni.

“Dari keterangan Zaki ini pula polisi mengejar komplotan Geng Motor Pablo yang menjadi DPO tersebut. Saat ini, Doit sudah kami tangkap. Tinggal tiga orang lagi,” sambung Husni.

Zaki dan Doit dijerat pasal 351 KUHP dan 170 KUHP dengan ancaman maksimal delapan tahun penjara.

“Tiga orang lagi ini sedang kami kejar. Semoga dalam waktu dekat segera tertangkap,” kata Husni.

(zrn/dms/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds