Gaji Pemain Arema FC Bermasalah? Ini Penjelasan Manajemen

Ilustrasi suporter Arema FC

Ilustrasi suporter Arema FC

POJOKSULSEL.com – General Manager Arema FC Ruddy Widodo angkat bicara terkait isu telatnya pembayaran gaji pemain yang bergulir.

Menurut Ruddy Widodo, masalah pencairan gaji bulanan di klub berjuluk Singo Edan tersebut tidak ada masalah hingga saat ini.

 

”Tidak ada gaji yang telat, karena sumber gaji pemain dari subsidi PT LIB (Liga Indonesia Baru) dan Go-Jek dengan total nilai Rp 7,5 miliar,” kata Ruddy.

Ruddy menepis isu bahwa pemainnya belum menerima gaji dalam dua bulan terakhir. Dia menegaskan, waktu gajian Johan Alfarizi dkk adalah akhir bulan. Jadi, dia menggaransi seluruh pemain sudah menerima gaji sesuai kontrak masing-masing.

Ruddy mengakui, gaji bersumber dari subsidi PT LIB dan Go-Jek. Memang, dari subsidi itu masih kurang, tapi jumlahnya tidak besar. Subsidi Rp 7,5 miliar tersebut bisa cair secara bertahap pada akhir bulan. Arema FC dan beberapa klub lain meminta pencairan subsidi ke PSSI dipercepat sehingga bisa juga mentransfer ke pemain.

”Runtutan pencairan gaji sudah jelas. Jadi, kalau ada gaji yang belum cair, bisa diidentifikasi dari mana sumbernya,” papar pria 45 tahun itu.

Boleh saja manajemen mengklaim bahwa pembayaran gaji lancar, tapi berdasar penelusuran Jawa Pos Radar Malang, salah seorang pemain yang enggan disebutkan namanya menyatakan baru menerima 50 persen gaji bulan lalu. Jadi, secara keseluruhan, ada gaji yang telat selama dua bulan.

(JPG)



loading...

Feeds

Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …