Full Day School, Andi Nurhidayati: Harus Ada Kajian Komprehensif

IST

IST

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sekretaris Fraksi PPP DPRD Sulsel, Andi Nurhidayati meminta pemerintah untuk mengkaji rencana kebijakan full days school, sistem belajar delapan jam dalam sehari dan lima hari dalam sepekan.

Menurutnya pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum merencanakan kebijakan tersebut karena dikhawatirkan kebijakan tersebut malah menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

“Pemerintah perlu melakukan kajian secara komprehensif terlebih dahulu mengenai dampak yang akan ditimbulkan dari sistem tersebut, pemerintah perlu mempertimbangkan sistem pendidikan pesantren dan madrasah diniyah yang menerapkan sekolah di Sore hari bahkan di malam hari,” kata Pung Etti sapaan akrab Andi Nurhidayati, Senin (12/6/2017).

Wakil Ketua DPW PPP Sulsel itu juga meminta pemerintah untuk mengkaji kesiapan infrastruktur pendidikan, guru dan peserta didik terhadap rencana pemberlakuan kebijakan tersebut.

“Tidak bisa kita pungkiri, hari ini masih ada beberapa sekolah yang menerapkan sistem belajar dua gelombang, ada belajar pagi dan ada belajar siang, itu karena fasilitas pendidikan yang tidak memadai, ruang kelas yang tidak cukup untuk menampung peserta didik,” jelas Andi.

“Jangan karena hanya ingin mencapai target jam mengajar bagi guru, hingga kita tidak mempertimbangkan persoalan beban psikologi yang dialami guru dan peserta didik nantinya,” tegas Legislator Sulsel yang duduk di komisi pendidikan itu.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds