Penyandang Disabilitas Bisa Ikut pada Pilpres 2019

Ilustrasi

Ilustrasi

BAGI masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas, namun ingin menjadi pejabat tidak perlu khawatir. Pasalnya, Rancangan Undang-undang Pemilu yang baru mengakomodir hal tersebut. Rencananya, ketentuan tersebut mulai berlaku di pemilu 2019 mendatang.

Ketua Pansus RUU Pemilu Lukman Edy mengatakan, selama memiliki fisik yang memungkinkan menjalankan tugasnya, kelompok disabilitas boleh maju dalam kontestasi Pemilu legislatif maupun Pemilihan presiden. “Jadi calon presiden, DPR, hingga penyelenggara pemilu,” ujarnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (9/6).

Untuk itu, nantinya akan dibuat kriteria keterbatasan apa yang masih bisa diakomodir. Ketentuan tersebut, secara rincinya diatur dalam Peraturan KPU.

Lukman menjelaskan, kebijakan tersebut, diharapkan bisa menjadi pencerahan. Sebelumnya, kasus layak atau tidaknya almarhum Gus Dur maju dalam pemilihan umum presiden sempat menjadi perdebatan. “Ini menjawab perdebatan yang panjang itu,” imbuhnya.

Kebijakan tersebut sendiri tak lepas dari masukan yang disampaikan kelompok disabilitas dalam rapat dengar pendapat dengan Pansus RUU Pemilu.

(far/JPK/pojoksulsel)



loading...

Feeds