Julia Perez, Penghibur Sejati

Julia Perez

Julia Perez

JULIA Perez memang bukan aktris yang dianugerahi banyak awards. Bukan pula penyanyi yang album maupun hitnya diganjar platinum-platinum. Namun, dia adalah penghibur sejati. Dia ceria, berani, apa adanya, dan selalu ingin menyenangkan hati fans.

Tak mengherankan, meski nama Jupe lekat dengan kontroversi, penggemarnya tetap melimpah. Semua orang pun sayang padanya. ”Jupe orang yang baik di mata saya. Dia nggak hanya penghibur yang menyenangkan, tapi juga orang yang peduli sama sesama,” tutur Eko Patrio, salah seorang sahabat Jupe, ditemui ketika pemakaman Sabtu (10/6/2017).

”Semua orang tahu dia baik. Mulai penggemar, PKL, sampai pejabat dan artis akan doakan dia,” yakin komedian dan presenter itu.

Kenangan demi kenangan indah tentang Jupe pun mengalir mengisi benak. Yang kita tahu, Jupe adalah seorang pekerja keras. Dia mau mengerjakan apa saja. Menyanyi, berakting, menjadi presenter, semua dia lakukan dengan totalitas tinggi.

Jupe mengawali karir sebagai model majalah dewasa. Saat itu, dia dekat (dan akhirnya menikah) dengan model Damien Perez. FHM dan Maxim merupakan beberapa di antara majalah yang pernah menjadikan Jupe sebagai model. Pada pertengahan 2000-an, Jupe memasuki dunia akting. Perempuan kelahiran 15 Juli 1980 itu sering tampil dalam acara komedi tengah malam.

Karena lekat dengan image seksi, Jupe sering mendapatkan kritik. Namun, dia mengabaikan semua, dan melebarkan sayap ke dunia tarik suara. Album perdananya yang dirilis pada 2008 sangat heboh.

Bertajuk Kamasutra, album itu menyelipkan kondom sebagai bonus. Lagu-lagunya pun tergolong nakal, misalnya Goyang Kamasutra dan Belah Duren. Alhasil, album tersebut dilarang beredar di sejumlah daerah seperti Nusa Tenggara Barat dan Balikpapan.

Jupe juga berani dalam urusan berbusana. Hal itu juga membuatnya kerap dicekal tampil di beberapa daerah. Namun, segala macam penolakan terhadap dirinya itu tak membuat Jupe kapok untuk mengekspresikan diri. Buktinya, saat syuting klip video single Jupe Paling Suka 69 pada 2012, Jupe tetap mengenakan baju sensual. Seperti image-nya selama ini.

Dan memang, keberanian itu punya pasar sendiri. Lagu-lagu Jupe, meski sejumlah kalangan bilang terlalu vulgar, harus diakui catchy dan asyik untuk bergoyang. Sejumlah lagu seperti Aku Rapopo dan Aku Mah Gitu Orangnya langsung menjadi hit.

Di layar lebar, wajahnya sering nongol di film horor dan komedi seksi. Misalnya, Beranak dalam Kubur, Mau Dong Ah, atau The Shaman. Namun, dia piawai pula berakting ”serius” seperti dalam Gending Sriwijaya. Lewat film garapan Hanung Bramantyo itu, dia diganjar gelar Aktris Utama Terbaik Piala Maya 2013 dan Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Bandung 2013.

Selain soal karya, Jupe kerap direpotkan konflik yang terkait dengan kehidupan pribadi. Misalnya perseteruan dengan Damien hingga perceraiannya dengan Gaston Castano, suami keduanya.

Selain itu, Jupe sempat berseteru dengan lawan mainnya di film Arwah Goyang Jupe-Depe, pedangdut Dewi Perssik alias Depe. Akibat berkelahi di lokasi syuting, Jupe dan Depe sama-sama harus mendekam di Rutan Pondok Bambu selama tiga bulan.

Jupe dan Depe telah berdamai sejak tahun lalu. Keduanya sempat berduet di satu panggung dan saling bermaafan.

(len/adn/glo/c17/na/pojoksulsel)



loading...

Feeds