SADIS! Satu Keluarga Dibantai, Kepalanya Dipenggal

Kapolsek Cidaun mengamankan pelaku pembunuhan sadis

Kapolsek Cidaun mengamankan pelaku pembunuhan sadis

POJOKSULSEL.com, CIANJUR- Pembunuhan satu keluarga di Cidaun, Cianjur, Jawa Barat menggegerkan warga setempat. Tiga korban yang masih satu keluarga dibunuh pada waktu bersamaan.

Salah satu korban ditebas, kemudian diseret ke sungai, lalu kepalanya dipenggal. Tubuh korban dimasukkan ke dalam karung, sedangkan kepalanya dibuang ke semak-semak.

Ketiga korban pembunuhan sadis itu yakni pasangan suami istri Undi (60) dan Karti (55) serta anaknya Aep (30). Mereka dibunuh dalam rumahnya di Kp Cidarengdeng, Desa Cibuluh, Cidaun, Kamis malam (8/6/2017) sekitar pukul 21.00. Pelaku membunuh satu keluarga karena curiga korban punya ilmu santet.

“Pelaku mengaku dendam terhadap keluarga korban karena memiliki ilmu teluh dan suka meneluh,” ucap Kapolsek Cidaun AKP Fasial.

Korban dimutilasi oleh Wahyu Adam (WA). Pelaku mendatangi rumah korban pada Kamis malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Saat tiba di rumah korban, pelaku mengetuk pintu.

“Pintu dibuka oleh Karti. Pelaku menebas leher Karti. Kemudian Undi hendak melawan, tapi ditebas juga dengan golok. Anak korban, Aep datang menolong, juga ditebas,” imbuhnya.

“Mayat Aep diseret ke Sungai Cilaki dan dipenggal kepalanya. Badannya dimasukan ke dalam karung, kemudian kepalanya dibuang ke semak,” tambahnya.

Setelah menghabisi korban, pelaku pulang ke rumahnya di Kp Cibogo Desa Cibuluh untuk ganti pakaian sekitar pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, pelaku pulang ke rumah istrinya ke Kp Kiaragoong Desa Cisewu Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut.

Polsek Cidaun lantas berkoordinasi dengan Polsek Cisewu untuk memburu pelaku pembunuhan satu keluarga tersebut.

“Pelaku diamankan oleh Kapolsek Cisewu dan anggota sekitar Sekitar pukul 04.30 WIB,” tandas AKP Fasial.

(one/pojoksatu/pojoksulsel)



loading...

Feeds