Di Depan Pemuka Agama, NH: Sulsel Baru Tetap Nasionalis

Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid saat bertemu dengan tokoh agama Nasrani atau pendeta di Rujab Walikota Parepare, beberapa waktu lalu. | POJOKSULSEL - CHAERUL AMRAN

Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid saat bertemu dengan tokoh agama Nasrani atau pendeta di Rujab Walikota Parepare, beberapa waktu lalu. | POJOKSULSEL - CHAERUL AMRAN

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Safari Ramadan bakal calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Halid (NH) di Kota Parepare juga menyempatkan waktu berkumpul dengan berbagai elemen masyarakat, salah satunya adalah pemuka agama Kristen atau Nasrani.

Hampir seluruh pendeta hadir di Rumah Jabatan Walikota Parepare untuk bertemu dengan Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid.

 

Nurdin Halid, didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Parepare HM Taufan Pawe, menegaskan, dirinya memegang teguh sikap nasionalis.

“Tidak sedikit relasi dan kawan-kawan saya merupakan kalangan Nasrani. Kita tidak membeda-bedakan. Kita harus saling kerja sama dalam membangun daerah kita,” ujar Nurdin Halid di hadapan puluhan pendeta di kompleks Rumah Jabatan Walikota Parepare.

Bahkan, kata Ketua Harian DPP Partai Golkar itu, hampir beberapa organisasi dipimpinnya melibatkan kaum Nasrani sebagai pengurus.

Lebih jauh, Nurdin Halid mengemukakan, komitmennya berpasangan dengan Aziz Kahar Muzakkar, tidak pernah terbersit adanya tendensi untuk mewujudkan Sulawesi Selatan berbasis agamais.

“Namun kami punya komitmen untuk tetap mengedepankan Sulawesi Selatan Baru yang nasionalis,” kata NH.

Aziz Kahar Muzakkar dengan latar belakang ustaz, kata NH, dipilih sebagai pendampingnya di Pilgub Sulsel 2018, tak lain demi menciptakan Sulawesi Selatan yang lebih adil.

“Jika pemimpin kita adil sudah pasti merangkul seluruh kalangan tanpa adanya membeda-bedakan suku maupun agama. Kita kedepankan tolersani umat beragama,” jelas NH.

Dan paling utama, tambah dia, bagaimana memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat Sulawesi Selatan.

“Insya Allah. Saya sudah paham bagaimana kondisi hidup di pedesaan, dan bagaimana rasanya hidup dalam kemiskinan, jadi tidak salah kalau saya peduli dengan masyarakat kurang mampu. Kami akan programkan peduli keummatan dimana didalamnya memenuhi kebutuhan saudara kita dari umat Nasrani juga,” tutup NH.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …