Gula Ilegal Ada di Bingkisan Lebaran PNS Maros

Tim Satgas Ketahanan Pangan Sulsel menemukan 86.600 bungkus plastik berat 1 kilogram gula rafinasi atau 86,6 ton, di gudang distributor UD Benteng Baru, Jalan Ir Sutami nomor 8, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (20/5/2017) lalu. | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Tim Satgas Ketahanan Pangan Sulsel menemukan 86.600 bungkus plastik berat 1 kilogram gula rafinasi atau 86,6 ton, di gudang distributor UD Benteng Baru, Jalan Ir Sutami nomor 8, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (20/5/2017) lalu. | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com MAROS –   Gula rafinasi milik  perusahaan UD Benteng Baru yang sebelumnya telah diamankan oleh tim Saber Pangan Polda Sulsel di kompleks pergudangan jalan Ir Sutami pertengahan bulan lalu beredar di Maros, bahkan di kalangan PNS Pemkab Maros, Kamis (8/6/2017).

Gula rafinasi atau gula yang kerap digunakan untuk kepentingan Industri ini, ternyata diterdapat dalam paket bungkisan Ramadan Koperasi Pemerintah Daerah (Kopemda) Maros yang dibagikan untuk ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) anggota Kopemda.

Kasubag Pemberitaan Humas Pemkab Maros, Andi Nurfaidah mengaku kaget setelah melihat bingkisan ramadan yang  berisi gula merek Sari Wangi.

“Produk gula Sari Wangi ini  bulan lalu  sudah dilarang dijual dan sudah ditarik dari peredaran karena berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Kopemda Maros Neti mengaku, gula rafinasi merek Sari Wangi diperolehnya dari perusahaan Benteng Baru sejak tiga bulan lalu sebelum  di amankan oleh Tim Saber Pangan Polda Sulsel bersama  Diskoperindag Sulsel. Bahkan koperasi ini sudah berlangganan sejak lima tahun terakhir. Gula tersebut sudah dibungkus dalam parsel lalu dibagikan ke 1.300 anggota.

Dia belum mengetahui jika gula tersebut bermasalah saat dibeli langsung dari distributor. Pasalnya, saat itu gula tersebut belum pernah dipermasalahkan.

“Kami beli sebelum Ramadan, sebelum harganya naik. Memang sudah lima tahun kami jual gula itu. Itu juga disukai oleh anggota. Sudah ada sejumlah paket yang telah disalurkan,” terangnya.

Dia mengaku telah menyampaikan kepada 1.300 anggota koperasi mengenai gula tersebut, kalau tidak mau mengkomsumsinya silahkan dikembalikan. Tapi pihak koperasi tidak bisa mengganti, karena tidak ada anggaran. Apalagi barang itu dibeli tunai.

(adnan/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …