Eks Direktur FBI: Trump Berbohong

Donald Trump

Donald Trump

SEHARI setelah menyerahkan testimoni tertulisnya kepada Senat Amerika Serikat (AS) tentang fakta seputar pemecatannya, James Comey menjalani hearing kemarin (8/6/2017). Di hadapan panel Senat, mantan direktur FBI itu menyebut pemerintahan Presiden Donald Trump berbohong. Sementara itu, Trump yang biasanya aktif di jagat Twitter sambil mengobral komentar sama sekali tidak mencuit soal hearing Comey.

Fakta yang Gedung Putih sajikan kepada publik terkait dengan pemecatan Comey, menurut dia, tidak benar. Meskipun legawa menerima pemecatannya, pria 56 tahun itu mengaku tidak terima jika Washington menggiring opini publik pada sesuatu yang salah. Yakni, menyebut FBI tidak kompak dan terbelah di bawah komandonya. ”Dalam bahasa yang singkat dan sederhana, semua itu bohong,” tegasnya. Dia membantah bahwa alasan pemecatannya pada 9 Mei adalah ketidakbecusannya menjadi pemimpin. Atau, investigasi yang tidak berkembang.

 

Bulan lalu, Gedung Putih menyebut skandal surat elektronik (surel) Hillary Clinton sebagai alasan pemecatan Comey. Tetapi, beberapa waktu kemudian, Trump mementahkan keterangan itu. Melalui Twitter, presiden ke-45 Amerika Serikat tersebut mengatakan bahwa Rusia menjadi alasannya mendepak Comey dari FBI. Keterangan Trump tersebut langsung mengguncang stabilitas Gedung Putih.

Apalagi, Comey yang dipecat lewat surat dan saat itu sedang tidak berada di Washington lantas membongkar komunikasi tidak wajarnya dengan Trump. Dia juga memublikasikan memo mengenai Michael Flynn yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai penasihat keamanan nasional setelah keceplosan mengakui pertemuan terlarangnya dengan Duta Besar Rusia untuk AS Sergei Kislyak.

”Saya harap Anda paham dan bisa melepaskannya. Melepaskan Flynn (dari investigasi skandal Rusia),” tulis Comey dalam memonya tentang Trump. Saat dipecat, pengacara yang kini menyebut dirinya sebagai politikus independen itu sedang memimpin investigasi terkait dengan Flynn. FBI yakin Flynn tahu banyak soal kedekatan Trump dan Kremlin.

Memo Comey tersebut membuat Trump tersudut. Tetapi, pemilik Trump Tower itu tidak tinggal diam. Gedung Putih membela ayah Ivanka tersebut dengan membantah seluruh isi memo Comey. Trump yang berang juga mengancam akan memublikasikan seluruh rekaman perbincangannya dengan Comey. ”Ya Tuhan. Saya akan lega jika memang ada rekaman-rekaman itu,” kata Comey di hadapan Senat kemarin.

Comey mengatakan bahwa sejak jabatannya sebagai direktur FBI dicopot dengan tidak hormat, dirinya memutuskan untuk tidak cawe-cawe lagi urusan politik. Tetapi, saat Gedung Putih menjadikan pemecatannya sebagai amunisi untuk membenarkan kebijakan sang presiden, dia terpanggil untuk meluruskan. Karena itu, dia langsung bersedia saat Senat memintanya bersaksi.

(AFP/Reuters/CNN/BBC/hep/c7/any)



loading...

Feeds

Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …