Cewek Kirim Foto Bugil ke Polisi Gadungan, Diperas Deh…

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Roy Martias Aditia (28) warga Desa Kerik, Takeran ini sungguh lihai berselancar di media sosial.

Dia berhasil menipu LK, asal Desa Ketawang, Dolopo, Kabupaten Madiun, sehingga menjadi pacarnya.

Tak hanya itu, LK rela mengirim sejumlah foto bugil kepada pelaku yang belakangan diketahui polisi gadungan tersebut.

LK juga kehilangan duit Rp 700 ribu akibat diperas dengan ancaman foto telanjangnya disebarluaskan.

Kasubbaghumas Polres Magetan AKP Suyatni mengungkapkan, perkenalan LK dengan Roy terjadi awal Mei lalu lewat Facebook.

Dalam perkenalan itu, Roy mengaku anggota polisi yang bertugas di Makassar. Perkenalan berlanjut lebih intens lewat obrolan di BlackBerry Messenger (BBM) dan WhatsApp hingga akhirnya keduanya memutuskan berpacaran. Roy pun mengaku dalam waktu dekat akan pulang kampung ke Magetan

Momen tersebut sekaligus bakal digunakan untuk melamar LK. ‘’Korban percaya begitu saja dengan alasan itu sehingga menurut ketika diminta mengirimkan foto telanjang ke tersangka,’’ papar Suyatni, Kamis (8/6). Suyatni menjelaskan, LK mengirim foto bugil kepada Roy hingga tujuh kali lewat BBM.

Belakangan foto tersebut ternyata dijadikan alat untuk memeras korban. Bermula saat suatu hari Roy meminjam uang kepada LK dan minta ditransfer. Namun, gadis itu tidak sanggup memberikan pinjaman. Meski begitu, Roy memaksa. Jika uang tidak segera ditransfer, foto bugil akan disebarkan ke teman-teman LK.

Ancaman itu membuat LK ketakutan hingga akhirnya bersedia menransfer uang sebanyak dua kali, yakni Rp 500 ribu dan Rp 200 ribu. ‘’Merasa diperas, korban akhirnya melapor ke kami pada 5 Juni lalu,’’ katanya. Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk membekuk Roy. Sehari usai LK melapor, polisi berhasil meringkus pelaku di rumahnya.

Sebelumnya, polisi melacak sejumlah akun medsos milik Roy dan nomor handphone- nya. Dari proses tersebut diketahui identitas asli dan alamat pemuda berkacamata tersebut. ‘’Dia tidak bisa mengelak ketika kami tunjukan buktibuktinya,’’ ujar mantan kapolsek Panekan itu. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) dari korban. Yakni, satu buah handphone VIVO dan selembar bukti setoran rekening.

Sedangkan dari tersangka disita HP Samsung Galaxy Wonder, kartu ATM, dan uang tunai Rp 22 ribu sisa aksi kejahatannya. ‘’Uang pemerasan digunakan untuk foya-foya,’’ kata Suyatni sambil menyebut Roy bakal dijerat pasal 45 Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang informasi transaksi elektronik (ITE) dan atau pasal 369 tentang Pemerasan dan Pengancaman.

Sementara itu, Roy hanya bisa tertunduk saat press release di mapolres. Pun dia tidak banyak bicara ketika ditanya awak media. Pemuda itu menyebut aksinya menjadi polisi gadungan sekadar iseng. Karena merasa ada kesempatan, akhirnya meminta LK untuk mengirimkan foto bugil dan memerasnya. ‘’Baru sekali ini purapura jadi polisi dan memeras uang,’’ akunya.

(JPG)



loading...

Feeds