Buka Puasa Bersama, Pendiri Identitas Unhas Restui Pembentukan IKA

PENERBITAN Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Identitas, menggelar buka puasa bersama di Resto Arsonia Orchid, Jakarta, Rabu (6/7/2017).

PENERBITAN Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Identitas, menggelar buka puasa bersama di Resto Arsonia Orchid, Jakarta, Rabu (6/7/2017).

PENERBITAN Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Identitas, menggelar buka puasa bersama di Resto Arsonia Orchid, Jakarta, Rabu (6/7/2017).

Buka puasa bersama penerbitan kampus yang tahun ini menginjak usia 44 tahun itu, dihadiri oleh para alumninya yang menetap di Jakarta.

Selain pendiri identitas Prof Dr Anwar Arifin, juga mantan petinggi koran kampus ini di eranya masing-masing, seperti Sapri Pamulu Eks Manajer operasional, dan Redaktur Pelaksana tahun 1992-1993 Amril Taufik Gobel.

Hadir pula mantan wartawan Tempo yang dikenal dengan tulisan-tulisannya di media sosial  Facebook Tomi Lebang, direktur SDM Bumiputera Ana Mustamin, Mantan Direkut Taksi Putera Afandi Mansyur hingga para ‘mantan’ wartawan identitas yang bekerja maupun menjadi jurnalis di Jakarta.

Anwar Arifin dalam perbincangan sebelum berbuka puasa mengatakan penting bagi Keluarga Kecil Identitas untuk terus bertemu demi menjalin silaturahmi dan komunikasi.

“Ada banyak hal yang didapatkan silaturami seperti ini, saling mengenal dan memperpanjang usia,” kata Penulis Buku Komunikasi Politik dan Pers Pancasila ini.

Mengenai pembentukan IKA mantan anggota DPR/MPR RI dua periode1999-2009 itu, berharap organisasi IKA nantinya dapat menjaga identitas sebagai koran kampus dan tolok ukur kemajuan kampus Universitas Hasanuddin. “Jaga baik-baik organisasi itu, kita ini sedikit tapi biar sedikit yang penting berkontribusi,” pesannya.

Di kesempatan yang sama, Ana Mustamin yang aktif sebagai penulis rubrik sastra identitas medio 90-an mengungkapkan kekagumannya. Buka puasa bersama identitas dapat mempertemukan ia dengan junior yang jaraknya sangat jauh.

“Kumpul begini, selain bisa ketemu Prof, juga bertemu adik yang baru-baru, tuh kan ada adik yang baru selesai kuliah tahun lalu,” ungkap penulis buku Perempuan-Perempuan ini.

Ramdha Mawaddha yang mengkoordinir acara buka puasa ini menyampaikan, selain menjalin silaturahmi buka puasa ini diharapkan mengeratkan tali kekeluargaan identitas di tengah kesibukan masing-masing di Ibukota. “Banyak hal yang didapatkan ketika bertemu senior kita di sini,” ungkap wartawan Bisnis Indonesia ini.

Bentuk IKA Identitas

Acara berbuka puasa ini juga merupakan sosialisasi sebelum musyawarah besar identitas untuk membentuk Ikatan Kekuarga Alumni (IKA) identitas Desember mendatang di Makassar. Musyawarah tersebut mengagendakan pembentukan pengurus dan perumusan dari kegiatan serta tujuan dari ikatan keluarga itu.

IKA identitas telah memiliki panitia kerja yang tugasnya merangkum berbagai masukan dan saran dari para senior identitas yang jumlahnya ratusan orang dan tersebar di seluruh Indonesia bahkan berbagai negara.

Setiap bulannya panitia kerja yang sementara ini berkantor di Sekretariat identitas di Unhas menggelar rapar kordinasi guna persiapan musyawarah besar akhir tahun.

Penerbitan kampus identitas merupakan salah satu koran kampus tertua di Indonesia, berdiri para Desember 1974, penerbitan ini telah melahirkan banyak jurnalis di Indonesia. Tahun ini identitas memantapkan eksistensinya sebagai penerbitan kampus ternama dengan menyabet penghargaan Gold Winner dari Indonesia Student Print Awards (Isprima) kategori sampul terbaik non-majalah pada hari pers nasional di Jakarta awal Februari lalu. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds