Inilah 14 Poin Fatwa MUI Haramkan Medsos

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa penggunaan media sosial (Medsos). Fatwa haram medsos ini menyangkut 15 hal, di antaranya penyebaran fitnah, permusuhan, adu domba, ghibah, hoax, dan ujaran kebencian.

Fatwa haram medsos ini dibacakan Sekretaris MUI Asrorun Ni’am Sholeh dalam acara diskusi publik dan konferensi pers fatwa MUI di Kantor Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (5/6/2017).

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara.

“Setiap muslim yang bermuamalah (bersosialisasi) melalui medsos diharamkan untuk melakukan ghibah (penyampaian informasi spesifik ke suatu pihak yang tidak disukai), fitnah, namimah (adu domba) dan penyebaran permusuhan,” ujar Asrorun.

Asrorun melanjutkan, aksi bullying, ujaran kebencian serta permusuhan atas dasar suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) juga diharamkan.

Begitu pun dengan penyebaran berita hoax atau informasi bohong. Hal itu juga diharamkan meski tujuannya baik, seperti informasi tentang kematian orang yang masih hidup.

“Begitu juga dengan menyebarkan materi pornografi, kemaksiatan dan segala hal yang terlarang secara syar’i. Serta menyebarkan konten yang benar tetapi tidak sesuai tempat dan waktunya juga dilarang,” tambah Asrorun.



loading...

Feeds

Anji Manji

Anji: Saya Bukan Menjual Sensasi

POJOKSULSEL.com – Penyanyi Anji telah mempersiapkan sejumlah karyanya yang akan dirilis pada tahun 2018 mendatang. Salah satunya, dikatakannya, yakni kolaborasi …