Baca Alquran, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Batin

Ilustrasi

Ilustrasi

ADA begitu banyak manfaat luar biasa ketika seseorang melakukan membaca, menelaah, dan mengkaji Alquran. Pertama, Alquran memiliki fungsi sebagai penawar dari penyakit hati.

Ketua Jamiyyatul Qurra wal Huffazh (JQH, Himpunan Qari-Qari’ah dan Hafizh-Hafizhah) Nahdlatul Ulama Kota Depok, Imam Nafi Junaidi mengungkapkan, Alquran menyebut dirinya sebagai syifa (obat).

“Dalam konteks ini, Alquran mampu memperbaiki kondisi batiniyah (hati) seseorang. Tentu atas izin Allah SWT. Penyakit yang secara medis belum ditemukan obatnya, seperti  takabur, iri, dengki, hasud, suka pamer, merupakan penyakit-penyakit hati yang belum ada dokternya. Dalam hal ini, Al-Qur’an menawarkan dirinya sebagai dokter,” ujar dia.

Kedua, Alquran mengenalkan dirinya sebagai Hudan (petunjuk) bagi orang-orang yang beriman. Dengan kata lain, Alquran tidak akan memberi instruksi yang salah atau mencelakakan manusia.

“Sebaliknya, apabila manusia tidak mengikuti petunjuknya, maka bisa tersesat bahkan bisa celaka dunia maupun akhiratnya. Maka dari itu, kita terus memohon hidayah (petunjuk) kebenaran dan bimbingan mengikutinya,” jelas dia.

“Hanya dengan iman dan direalisasikan dengan amal shalehnya, seseorang akan senantiasa dalam bimbingan Allah,” sambungnya.

Ketiga, Alquran hadir sebagai rahmat (kasih sayang) bagi yang mengimaninya. Secara sederhana kata rahmat biasa dipahami sebagai kelembutan, rasa cinta, belas kasih dan kasih sayang. Manusia diturunkan dimuka bumi ini, kata Imam, tanpa bekal apa-apa dan tidak memiliki apa-apa.

“Namun, Allah memberikan potensi yang luar biasa sehingga manusia bisa mengetahui dan memiliki apa-apa. Agar manusia selamat, Alquran diturunkan sebagai rahmat yang agung bagi kehidupan manusia,” cetus Imam.

Terakhir adalah Alquran sebagai Mau’izhah atau pelajaran dari Allah SWT. Mau’izhah biasanya memberikan manfaat kepada sesama. Mau’izhah berarti nasehat, nasehat orang tua kepada anaknya, nasehat guru kepada muridnya dan nasehat teman kepada teman lainnya.

“Pelajaran dari Allah ini berupa nilai-nilai moralitas sebagai bahan perenungan dan petunjuk bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Alquran diturunkan untuk seluruh alam semesta, seluruh umat manusia, Apapun latar belakang manusia itu, baik ras, adat istiadat, budaya, bahasa dan agama sekalipun,” beber Imam.

Alquran, tambah dia, akan memberikan manfaat hanya kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa.

“Betapa banyak orang yang menyatakan beriman dan bertakwa, tetapi tidak mendapatkan manfaat dari Alquran,” tutup dia.

(mam/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …