Dirut PD Parkir dan Anggota POMDAM Turun Langsung Sidak Parkiran Jalan Mawas

Tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, PD Parkir Makassar Raya, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak Kecamatan, melakukan sidak, di beberapa titik parkir.

Tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, PD Parkir Makassar Raya, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak Kecamatan, melakukan sidak, di beberapa titik parkir.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR– Tim terpadu yang terdiri dari unsur TNI, Polri, PD Parkir Makassar Raya, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pihak Kecamatan, melakukan sidak, di beberapa titik parkir, Jl Mawas Raya, Jl Butung (area Pasar Butung), dan Jl Boulevard. Dari sidak ini, masih terdapat titik parkir yang hanya dijaga oleh Jukir pembantu.

Tidak hanya itu, terlihat sejumlah Jukir baru melengkapi atribut mereka saat Tim terpadu mendatangi. Bahkan, Jukir resminya tidak berada ditempat.

 

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Muh. Irianto Ahmad yang turun langung memimpin tim terpadu tersebut mulai geram. Ia mengutarakan, Jukir-jukir saat ini sangat menakutkan karena pakaian seperti preman.

“Kita juga mendapatkan beberapa Jukir baru terburu-buru ambil atributnya setelah kita datang. Untug kita masih dalam tahap evaluasi, jadi hanya membeikan teguran. Jika ditemukan lagi maka dia akan dicopot dan ditangkap,” ujar Irianto, di selah-selah sidak berlangsung di Jalan Mawas Raya, Kamis, (1/6/2017).

Ia menambahkan, yang akan menjadi evaluasi besar mereka mengenai jukir-jukir pembantu. Pasalnya, banyak jukir resmi yang memiliki asisten hingga tiga orang.

“Ini berbahaya, karena bisa muncul Jukir liar dari situ. Kita akan bicarakan lebih lanjut, saya mau nanti Jukir bantu banyak mi kalau dua, lebih dari itu kita kasi teguran keras,” katanya.

Irianro menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dengan bentuk sidak ini selama bulan Ramadan. Jika kedepannya kembali ditemukan Jukir tanpa atribut maka langsung ditangkap.

Kasi Rustahmil Pomdam XIV Hasanuddin, Mayor Rachman Tanang yang turut hadir pada sidak tersebut merasa sangat risih. Pasalnya, masih banyak Jukir yang ditemukan mirip preman dan bisa menjadi menakutkan bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, Mayor Rachman Tanang juga mengeluhkan area parkir. “Area parkir yang digunakan tersebut sangat tidak layak dijadikan parkir, pasalanya langsung diatas trotoar dan dreinase. Ruang pejalan kaki hilang,” tutupnya.

Selain di Jalan Mawas, Sidak juga dilakukan di titik- titik padat parkir lainnya seperti sekitar pasar butung dan mall panakkukang.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

danny-indira

SAH! Demokrat Usung Danny-Indira

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – DPP Partai Demokrat telah memutuskan kandidat usungan di Pilkada Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan 2018 mendatang. Pengambilan …