Demi Politik Balas Budi, Kader Hanura Sayangkan Sikap Obama

Ketua DPC Hanura Lutim, Abidin

Ketua DPC Hanura Lutim, Abidin

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sejumlah kader tulen Partai Hati Nurani (Hanura) menyayangkan sikap Bahar Ngitung dalam menjalankan roda organisasi.

Pasalnya Obama, sapaan akrab Bahar Ngitung, berjanji akan meninggalkan partai Hanura jika di Pligub Sulsel 2018, partai yang didirikan oleh jenderal Wiranto ini tidak mengusung Ichsan Yasin Limpo (IYL).

“Janji itu sudah diungkap Bahar berulang-ulang di hadapan banyak kader Hanura. Mulai dari masuk, Bahar sudah memperlihatkan misinya agar Hanura pada akhirnya akan mendukung klan Yasin Limpo,” ungkap Ketua DPC Lutim, Abidin kepada PojokSulsel.com melalui pesan Whats Up-nya, Makassar, Jumat (2/6/2017).

Abidin mengakui sepak terjan Bahar Ngitung sejak gabung ke Hanura Sulsel. Salah satunya demi mewujudkan politik balas budi itu, soliditas Hanura kemudian diobrak-abrik dan aturan partai juga diinjak -injak oleh Obama.

“Sebelum Obama bergabung, Hanura serasa jauh dari konflik. Tapi sekarang, hancur semua kesolidan internal. Ini namanya main caplok,” jelas Abidin.

Padahal menurut Abidini, kader Hanura ini memahami latar belakang kuatnya keinginan Obama mendorong partai yang kini dipimpin Oesman Sapta Oddang (OSO) ini mendukung klan Yasin Limpo di pilgub.

“Kita semua paham dan mengerti bagaimana Obama sangat berutang budi dengan Gowa di pileg lalu,” sambungnya.

DPP Hanura diharapkan bisa lebih jernih melihat dinamika yang terjadi di Sulsel. Apa pun kemasannya, maka konflik ini memang bermuara pada keinginan satu kelompok mengambil alih dan menguasai Hanura. Padahal selama ini Hanura sudah berjalan di atas koridor organisasi yang tepat.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …