MISTERIUS! Tulang-tulang Legenda Sepakbola Brasil Hilang

Garrincha (kiri) bersama Pele pernah menjuarai dua Piala Dunia pada 1958 dan 1962. (Daily Mail)

Garrincha (kiri) bersama Pele pernah menjuarai dua Piala Dunia pada 1958 dan 1962. (Daily Mail)

POJOKSULSEL.com – Masih ingat dengan legenda sepakbola Brasil, Garrincha?

Yah, Rabu (31/5/2017) kemarin, sebuah kejadian misterius terjadi di pekuburan The Raiz da Serra di Mage, tempat Garrincha dikuburkan pada 1983 lalu.

Pihak pemakaman The Raiz da Serra di Mage mengaku telah kehilangan tulang-tulang milik Garrincha.

Garrincha merupakan salah satu legenda terbesar Brasil yang semasa kariernya tampil luar biasa sebagai pemain sayap. Dia tercatat dalam sejarah berkat koleksi dua trofi Piala Dunia pada 1958 dan 1962, yang diraih bersama Pele dan Mario Zagallo.

Pria bernama lengkap Manuel Francisco dos Santos itu meninggal dunia pada 1983 setelah berjuang melawan kecanduan alkohol dan dikebumikan di kampung halamannya di Mage, sekitar 64 kilometer dari Rio de Janeiro.
Komplek pemakaman The Raiz da Serra di Mage, tempat Garrincha dikuburkan pada 1983.

Setelah 34 tahun dikuburkan, seorang petugas pemakaman mengatakan kepada harian Rio Extra bahwa tulang-tulang Garrincha lenyap secara misterius dan tidak ada catatan mengenai apa yang terjadi dengan kuburannya.

“Dari penelitian, kami tidak yakin bahwa dia masih terkubur. Kami memiliki informasi bahwa kuburannya telah digali ulang dan tulang-tulangnya dibawa ke suatu lubang, namun tidak terdapat dokumentasi mengenai penggalian ulang,” kata sang petugas.

Pemakaman di Brasil biasanya dibagi dalam dua bagian. Satu bagian untuk tempat tubuh-tubuh dikuburkan, dan bagian lain merupakan lubang-lubang beton tempat abu atau tulang disimpan. Pemakaman The Raiz da Serra di Mage memiliki dua kuburan dengan nama Garrincha.

Pada salah satu bagian, tempat Garrincha awalnya dimakamkan pada 1983 bersama anggota-anggota keluarganya. Sementara bagian kedua ditandai dengan obelisk dan dibangun pada 1985.

Salah seorang putri Garrincha, Rosangela Santos mengatakan kepada Reuters bahwa seorang penggali kubur menginformasikan bahwa almarhum ayahnya kemungkinan berada di salah satu dari kedua kuburan itu. Namun, Rosangela mengaku kecewa dengan pengungkapan bahwa “ayahnya” telah hilang. “Kami tidak tahu pasti di mana dia. Sangat mengecewakan tidak mengetahui di mana dia berada,” sebutnya.

Rosangela mengatakan, pihak wali kota Rio De Janeiro, Rafael Tubarao, telah berjanji untuk menemukan tulang-tulang ayahnya kembali. Tubarao mengatakan kepada Extra bahwa dia berniat menggali tulang-tulang di kedua plot untuk melakukan tes DNA jika pihak keluarga setuju.

(ira/JPG)



loading...

Feeds