Imam Besar Al Markaz Bawakan Tausiah di Masjid Kompleks Kantor Gubernur

Imam Besar Masjid Al Markaz Al Islami Muammar Bakry membawakan tausiah, di Masjid Nurul Amir Kompleks Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (31/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Imam Besar Masjid Al Markaz Al Islami Muammar Bakry membawakan tausiah, di Masjid Nurul Amir Kompleks Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (31/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Imam Besar Masjid Al Markaz Al Islami Muammar Bakry membawakan tausiah, di Masjid Nurul Amir Kompleks Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (31/5/2017).

Dalam tausiahnya, Ustad Muammar Bakry membahas tentang pentingnya manajemen niat. Dia mengatakan, Rasulullah SAW telah bersabda bahwa segala perbuatan tergantung pada niatnya.

 

Muammar Bakry menyebutkan, manajemen niat itu perlu dilakukan oleh umat Islam. Sebab, pekerjaan yang biasa-biasa saja dapat mendatangkan pahala yang besar, karena niatnya terkelola dengan baik.

Begitu juga sebaliknya, pekerjaan yang besar dapat bernilai kecil karena niatnya tidak terkelola dengan baik.

Dia mencontohkan, salat berjamaah di masjid adalah perkara yang besar. Namun bisa aja tidak bernilai ibadah, karena niat yang salah.

“Sementara tidur hanya amalan kecil. Tapi kalau diniatkan tidur supaya bugar, dan didahului membaca doa ayatul kursi, surah al ikhlas. Maka kalau dia tidur 4 jam, maka nilai pahala al ikhlas sama dengan waktu tidur itu,’ kata Muammar Bakry.

Muammar Bakry mengatakan, dalam satu pekerjaan bisa terdapat beberapa niat. Tergantung bagaimana mengelola niat tersebut.

Lanjut Mumammar Bakry, niat pada hakikatnya berada di dalam hati. Namun Imam Syafi’i berpendapatan bahwa bisa saja niat ditopang oleh lafadz, untuk mempermantap terhubungnya hati dan perbuatan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds