Dilanda Banjir, Warga Malangke Luwu Utara Tetap Tarawih

POJOKSULSEL.com, LUWU UTARA – Bulan Ramadan memberi semangat luar biasa kepada umat muslim untuk berlomba-lomba beribadah dan melaksanakan amalan Ramadan, seperti salat tarawih.

Khusus warga yang melaksanakan salat tarawih di Desa Malangke, banjir yang melanda tidak jadi penghalang. Di tengah banjir, mereka tetap ke masjid melaksanakan shalat tarawih berjamaah.

Warga Malangke, Hairil Fajri menuturkan, semangat warga cukup luar biasa. Sebab, meski banjir, masjid tetap ramai dari jamaah salat tarawih.

Banjir yang terjadi di Malangke dan menggenangi jalan memiliki ketinggian yang beragam. Namun, umumnya di jalan setinggi mata kaki orang dewasa, ada juga di bagian lain setinggi betis orang dewasa.

“Warga di sini tak menjadikan banjir sebagai penghalang ibadah. Mudah-mudahan banjir ini bisa saja surut secepatnya,” ujar Hairil.

Diungkapkan Hairil, banjir mulai menggenangi Desa Malangke pada sore hari. Air terus naik, bahkan hingga malam tadi air yang menggenangi jalan sudah setinggi lutut.

(bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds