Prajurit Kodam Hasanuddin Temukan Perkampungan di Batas RI-Papua Nugini

780 pasukan Batalion Yonif Raider 700 WYC yang betugas menjaga perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini, tiba di Lamtamal VI Makasssar dengan menggunakan KRI Teluk Jakarta, Sabtu (27/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

780 pasukan Batalion Yonif Raider 700 WYC yang betugas menjaga perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini, tiba di Lamtamal VI Makasssar dengan menggunakan KRI Teluk Jakarta, Sabtu (27/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – 780 pasukan Batalion Yonif Raider 700 WYC yang betugas menjaga perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini, tiba di Lamtamal VI Makasssar dengan menggunakan KRI Teluk Jakarta, Sabtu (27/5/2017).

Para anggota TNI ini bertugas selama 11 bulan di Provinsi Papua bersama dengan dua batalion pasukan Raider dari Sumatera dan Jawa.

 

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti yang menyambut langsung kedatangan para prajurit tersebut, mengaku bangga atas dedikasi mereka.

“Prajurit Raider merupakan pasukan kebanggan yang sangat dibanggakan,” kata Agus SB.

Agus SB mengatakan, para prajurit tersebut telah selesai menjalankan misinya menjaga perbatasan di Provinsi Papua.

Adapun temuan para prajurit TNI selama bertugas menjaga perbatasan, yakni menemukan sebuah perkampungan yang belum tertera di peta NKRI.

Selain itu, prajurit TNI juga berhasil mengamankan 3 pucuk senjata api, dan berhasil menemukan 5 patok dari 12 patok yang ada.

“Semua kembali dengan lengkap, dari temuan di sana ada berhasil menemukan 5 patok dari 12 patok yang ada,” kata Agus SB.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds