Pedagang Pasar Sentral Pangkep Membandel, Polisi dan TNI Beraksi

Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana saat diwawancara terkait penertiban pedagang Pasar Sentral Pangkep, Jumat (26/5/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana saat diwawancara terkait penertiban pedagang Pasar Sentral Pangkep, Jumat (26/5/2017). | POJOKSULSEL - TAJUDDIN MUSTAMING

POJOKSULSEL.com, PANGKEP – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangkep sepertinya sudah “mati akal” menghadapi kebandelan pedagang Pasar Sentral Pangkep yang sulit ditertibkan. Meski bangunan permanen sudah tersedia dan beberapa kali relokasi, pedagang tetap berjualan di emperan toko, pinggir jalan, dan tempat parkir.

Akibatnya, pedagang dan pembeli pun meluber ke jalan-jalan sehingga kemacetan tak terhindarkan. Seperti yang terlihat kemarin, Jumat (26/5/2017), jalan macet gara-gara penjual menggelar dagangan di emperan toko dan bahu jalan.

Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana mengakui jika salah satu penyebab kemacetan di Pasar Pangkep karena tidak teraturnya para pedagang yang menggunakan badan jalan untuk berjualan

Syahban Sammana menegaskan, jika segera akan merelokasi para pedagang sesuai dengan barang yang mereka jual. Dan jika tetap membandel, Pemerintah Daerah (Pemda) Pangkep akan meminta bantuan pihak TNI dan Polisi

Kenapa pedagang enggan menempati bangunan pasar dan kios sudah permanen? Salah seorang pedagang sayur, yang ditemui, mengatakan, lebih memilih berjualan di pinggir jalan karena pembeli masih memilih berbelanja di bawah daripada naik ke lantai 2.

Diketahui, para pedagang sudah 3 kali direlokasi, namun sejumlah pedagang kembali turun membuka lapak lama mereka.

Kepala Dinas Perdagangan Pangkep Dewa Bochari mengaku jika pihaknya sudah berapa kali mengupayakan relokasi, tapi pedagang tetap membandel.

(tajuddin mustaming/pojoksulsel)



loading...

Feeds