Pemuda Sidrap Tewas Gantung Diri di Pohon Mangga. Ada Pesan di Surat Wasiatnya

pojoksulsel - ilustrasi gantung diri

pojoksulsel - ilustrasi gantung diri

POJOKSULSEL.com, SIDRAP – Fahmi (35), pemuda warga Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon mangga depan rumahnya, sekira pukul 05.30 Wita, Kamis (25/5/2017).

Perbuatan nekat anak dari pasangan Pattawe dan Kartima itu, dilihat pertama kali tetangganya, Andi Mardiana, saat melintas sekira pukul 06.00 Wita.

“Saya terkejut melihatnya, karena penasaran saya mendekat dan yang tergantung itu ternyata adalah Fahmi,” tutur Mardiana, kemarin.

Fahmi sudah tak bernyawa saat itu. Sebuah tali plastik berwarna biru menjerat leher korban. Yang membuat histeris ibunya, karena korban meninggalkan wasiat berisi permintaan maaf kepada orang tua dan saudaranya. Itu ditemukan kakaknya, Ismail sekira dua jam setelah kejadian.

“Saya temukan di dalam sebuah tas,” sebut Ismail. Tiga bulan terakhir, adiknya itu memang sudah menunjukkan perubahan sikap dan lebih banyak berdiam diri di dalam rumah. Bahkan adiknya itu sering memeluk ibu seraya meminta maaf.

“Saya juga sudah dua kali menemukan racun di dalam kamarnya,” ketusnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong mengatakan hasil olah TKP, tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan di balik tewasnya Fahmi. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi.

(eby/nur/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds

opini, Andi Fajar Asti, opini Andi Fajar Asti, opini plagiat, plagiat, rektor unj dipecat, rektor unj lagiat

Pesan untuk Pak Menteri

PEMECATAN Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menuai polemik. Betapa tidak, dibalik prestasi kepemimpinan Prof. Djaali selaku rektor UNJ berbagai isu …