Supratman Dilapor ke Polisi, Aru: Jangan Coba “Kacca” DPRD Makassar

Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta

Ketua DPRD Makassar Farouk M Betta

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR- Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta akan mengambil langkah tegas terkait kasus pelaporan yang dilakukan kuasa hukum Walikota Makassar Salasa Albert kepada sekertaris komisi D Supratman.

Hal itu diungkapkan Farouk usai sejumlah anggota dewan melakukan interupsi saat rapat paripurna penyampaian rekomendasi atas LKPJ walikota Makassar tahun 2016 di DPRD Makassar, Rabu (24/5/2017).

 

“Terkait somasi itu, adalah preseden buruk bagi institusi kita. Kita akan segera melakukan rapat pimpinan. Kita akan satukan pikiran kita, kita buat kebijakan atau keputusan kita secara institusi,” kata Aru sapaan Farouk M Betta.

“Tidak boleh ada kacca-kacca dengan DPRD Kota Makassar. Itu kita sepakati kedepan,” tegas Aru.

Aru menegaskan bahwa dewan dalam menjalankan tugas kedewanannya memiliki hak imunitas yang dilindungi oleh undang-undang.

“Saya minta teman-teman tetap tenang. Kita hadapi prosesnya. Kita akan bicarakan di rapat pimpinan untuk membuat keputusan institusional. Bahwa kita dalam melaksanakan tugas kedewanan adalah hak-hak imunitas kita sebagai anggota DPRD kota makassar,” jelasnya.

Karenanya, dalam waktu dekat, Aru kembali menegaskan akan menggelar rapat pimpinan dan konsultasi bersama untuk membahas permasalahan tersebut.

“Semua pimpinan fraksi akan kita pertemuakan dan membahas persoalan ini. Yang terpenting marwah lembaga ini harus kita jaga secara bersama-sama. Jangan coba kaccaki DPRD, apalagi individunya,” tegasnya.

Dalam rapat paripurna itu sendiri, Walikota Makassar Danny Pomanto tidak tampak hadir dan hanya diwakili oleh Wakil Walikota Syamsu Rizal.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds