Gempa 5,6 SR Guncang Morowali, Tidak Berpotensi Tsunami

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Gempa bumi yang berkekuatan 5,6 SR mengguncang wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 16.10.15 WIB.

Hasil analisa BMKG menunjukan, gempabumi terjadi pada pukul 16.10.15 WIB dengan kekuatan M 5,6 dengan episenter terletak pada koordinat 2,78  LS dan 122,20 BT pada kedalaman 12 Km.

 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Moch Riyadi menjelaskan, peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa wilayah Kab. Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah berpotensi mengalami guncangan dalam skala intensitas II SIG BMKG atau III-V MMI.

Hal ini sesuai dengan laporan masyarakat bahwa gempabumi tersebut dirasakan di Morowali dan Bungku II SIG-BMKG (III-IV MMI), Sorowako II SIG-BMKG (III MMI), Kendari, Kolaka, dan Palu I SIG-BMKG (II MMI). Deskripsi gempabumi dengan skala intensitas II SIG-BMKG menunjukkan bahwa guncangan dirasakan oleh orang banyak tetapi belum berpotensi menimbulkan kerusakan.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan  gempabumi dangkal diduga dipicu oleh aktivitas Patahan Matano dengan mekanisme sumber sesar mendatar.

Terkait dengan peristiwa gempabumi Kab. Morowali, Sulawesi Tengah yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 16.10 WIB telah terjadi 1 kali gempabumi susulan dengan kekuatan M4,3.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti  arahan BPBD dan BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir dihimbau agar tidak terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” katanya. (arjun/pojoksulsel)



loading...

Feeds