Polda Sulsel Pastikan Persediaan Gula Pasir Aman Selama 4 Bulan

Tim Satgas Ketahanan Pangan Sulsel menemukan 86.600 bungkus plastik berat 1 kilogram gula rafinasi atau 86,6 ton, di gudang distributor UD Benteng Baru, Jalan Ir Sutami nomor 8, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (20/5/2017) lalu. | POJOKSULSEL - MUH FADLY

Tim Satgas Ketahanan Pangan Sulsel menemukan 86.600 bungkus plastik berat 1 kilogram gula rafinasi atau 86,6 ton, di gudang distributor UD Benteng Baru, Jalan Ir Sutami nomor 8, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sabtu (20/5/2017) lalu. | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel memastikan, persediaan gula pasir di gudang bulog Sulsel masih memenuhi permintaan selama bulan Ramadan sampai lebaran Idul Fitri.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sulsel AKBP Yuliar Kus Nugroho mengatakan berdasarkan laporan darigidang bulog, bahwa stok gula pasir saat ini mencapai 26 ribu ton.

“Stok gula pasir di hutan bulog ini dapat memenuhi permintaan masyarakat sampai 4 bulan ke depan,” kata Yuliar Kus Nugroho.

Stok 26 ribu ton tersebut, kata Yuliar Kus Nugroho sudah tersedian di Bulog. Dan dalam waktu dekat, pabrik gula PTPN akan kembali memproduksi gula pasir. Sehingga tim Satgas ketahanan pangan Sulsel optimis tidak akan terjadi kelangkaan gula pasir selama Ramadan.

Yuliar Kus Nugroho juga memastikan tidak akan ada kenaikan harga gula di Sulsel melebihi harga eceran tertinggi, yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni Rp12.500 per kilogram.

Hanya saja, pedagang diimbau untuk mengambil barang dagangan langsung dari gudang Bulog. Sebab, harga yang diberikan gudang Bulog untuk pedagang hanya Rp11.300 per kilogram

“Ini kadang kadang belum dipahami masyarakat. Kalau beli gula dari Bulog dan bisa dijual langsng ke konsumen,” kata mantan Kapolres Bone ini.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds