Pelatih PSM Kecewa Keputusan Wasit dan Sindir Sikap Sriwijaya

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts | DOK. POJOKSULSEL

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts lagi-lagi menyatakan ketidakpuasan mengenai kinerja wasit, saat timnya menjamu Sriwijaya FC, laga pekan ke-7 Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Minggu (21/5/2017).

Kemenangan PSM Makassar melalui gol tunggal Rainaldo Elias da Costa lewat titik penalti itu diwarnai aksi mogok pemain Sriwijaya FC hampir 20 menit.

Mereka tidak terima keputusan Wasit Hadiyana yang memberi penalti buat PSM pada menit ke 90+3. Menurut kubu Sriwijaya, bek Firdaus Ramadhan tidak melakukan pelanggaran terhadap Hamka Hamzah.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menilai pertandingan tersebut cukup mnghabiskan energi karena berlangsung cukup lama. “Setelah dua jam, saya kira kita layak menang,” ungkap Robert.

Menurut Robert, wasit yang memimpin pertandingan kurang jeli melihat kejadian di lapangan. Ia menganggap, PSM Makassar seharusnya dapat lebih dari 2 penalti.

“Mulaui dari babak pertama, Tibo yang dilanggar itu penalti. Lalu mereka handball di kotak penalti, Ferdinand dijatuhkan itu juga penalti dan saat Reinaldo dilanggar itu penalti dan yang kelima itu kita memang layak dapat penalti,” sebut Robert.

Tak hanya itu, Robert juga menyindir sikap Sriwijaya FC yang melakukan mogok dengan durasi waktu yang cukup lama, karena dapat mempengaruhi konsentrasi pemain.

“Satu hal yang saya tidak mengerti, wasit seharunya berikan waktu kepada tim yang mogok. Kalau tidak masuk mereka harusnya kalah 3-0. Tapi mereka tidak menerapkan aturan itu,” ungkap Robert.

Karena, lanjut pelatih asal Belanda itu, tidak gampang setelah diam 20 menit lalu harus tendang penalti lagi.

“Saya harap PSSI sudah harus membicarakan ini, jika ada tim yang melakukan komplain diberi waktu, dan jika tidak masuk mereka kalah,” jelas Robert.

“Seharusnya Sriwijaya menerima apa pun keputusan wasit. Kami pernah merasakan hal sama saat lawan Mitra Kukar tapi kami main sampai akhir,” Robert menambahkan.

Disisi lain, Robert memuji permainan Sriwijaya FC yang bermain tangguh sepanjang pertandingan. “Sriwijaya tim yang bagus, saya respek sama mereka, hanya saja ada kejadian seperti ini,” katanya.

(Islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …