MC Expo 2017 Dihadiri Berbagai Petinggi Luar Negeri

Makassar City Expo (MC Expo) 2017

Makassar City Expo (MC Expo) 2017

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Makassar City Expo (MC Expo) 2017 secara resmi dibuka Ditjen Aplikasi Informatika (Aprika) Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Anjungan Pantai Losari, Senin (22/5/2017).

Pada kesempatan tersebut, terlihat tamu yang terdiri dari petinggi berbagai negara luar negeri juga hadir di antaranya, Konjen Australia Richard Mathew, Konjen Jepang, Konsulat Kehormatan Swiss, Konsulat Kehormatan Jerman, Kedubes Inggris, dan perwakilan Taiwan. Selain itu Kasdam, Wakapolda, Mantan Wali Kota Makassar Malik B Masri juga terlihat dalam kegiatan tersebut.

“MC Expo merupakan pertanggungjawaban visual kerja- kerja saya dan wakil walikota selama tiga tahun terakhir ini,” ucap wali kota yang karib disapa Danny.

Selama tiga tahun, Danny mengatakan banyak hal yang telah dicapai. Namun, menurutnya hal itu belumlah sempurna karena masih banyak persoalan yang mesti dibenahi ke depan.

Dari data BPS terungkap beberapa kemajuan penting kota ini di bawah nahkoda Danny Pomanto dan wakilnya Syamsu Rizal MI.

“Yang terpenting adalah pertumbuhan ekonomi Makassar pada saat pertama kami berdua dilantik posisi GDP Growth 7,11 persen an hari ini kita masuk pada 8 persen,” pungkasnya.

Dari sisi pendapatan saat pertama pasangan ini dilantik pendapatan masyarakat Makassar sekitar Rp.70juta. Saat ini berdasarkan BPS tahun 2016 tercatat pendapatan meningkat hingg sekitar Rp.86juta atau $.6,800 per tahun.

Indek Pembangunan Manusi (IPM) yang dulunya hanya 75 namun saat ini telah meningkat ke angka 80,53, nilai ini termasuk tertinggi di Indonesia.

“Begitu halnya pada tingkat kebahagiaan warga Makassar Alhamdulillah juga tertinggi di Indonesia. Indek kebahagiaan Indonesia sekitar 69 persen, kota- kota maju lainnya sekitar 70 persen, Makassar tembus diangka 75, 21 persen,” jelasnya lagi.

Dengan capaian itu, Danny mengatakan tidak akan berhenti sampai di situ saja, namun Ia bersama wakilnya mengaku akan terus bekerja memenuhi janji- janjinya kepada masyarakat, salah satunya membentuk pemerintahan yang transparan. “Karenanya setiap tahun kita mengadakan pertanggungjawaban visual seperti ini, apa- apa inovasi yang sudah jalan, apa- apa uang negara yang sudah kita pakai,” bebernya.

Ia mencontohkan salah satu sistem pelayanan gratis telemedicine. Yakni pelayanan kesehatan gratis ke rumah selama 24 jam. Pelayanan ini menggunakan mobil karimun, dilengkapi peralatan canggih EKG dan USG yang siap melayani pasien di rumah- rumah. Inivasi ini telah menjadi top 35 inovasi pelayanan publik nasional dan diperlimbakan di PBB. Layanan ini disebut home care dottoro’ta dan dipamerkan di tempat itu.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indonesia Vs Vietnam: Laga Krusial

KALAU timnas Indonesia U-22 ingin lolos ke semifinal, kuncinya adalah memangangkan pertandingan Selasa malam ini (22/8). Tim berjuluk Garuda Muda …