Di Rapimnas Golkar, NH: Target Kemenangan Legislatif 30 Persen

Nurdin Halid saat menggelar press conference

Nurdin Halid saat menggelar press conference

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Dalam rangka persiapan menghadapi beberapa momen pertarungan politik nasional, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden kedepannya (Pilpres), Partai Golkar kembali menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang berlangsung sejak hari ini, Minggu (21/05/2017) hingga Selasa (23/5/2017) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Di rapimnas kali ini Golkar akan membahas sejumlah persiapaan di antaranya adalah membentuk Badan Pemenangan Pemilu pusat hingga daerah dan proses rekrutmen bakal calon legislatif.

Ketua Harian Golkar, HAM Nurdin Halid mengungkapkan, bahwa partai Golkar akan menargetkan kemenangan hingga 30 persen di Pileg, selain itu kata, NH, adalah memenangkan Pipres.

Ketua Penyelenggara Rapimnas Golkar Nurdin Halid menuturkan, rekrutmen dilakukan lebih dini untuk mencapai sejumlah target politik.

Bakal Calon Gubernur Sulsel ini juga mengatakan, hal tersebut merupakan target partai berlambang beringin rimbun ini, oleh karenanya, Golkar akan melakukan rekrutmen sejak dini sebelum ke tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai.
“Kali ini kami lebih awal karena Partai Golkar menargetkan kemenangan di Pileg 30 persen dan memenangkan Pilpres,” kata Nurdin di Novotel, Balikpapan, Minggu siang.
Untuk mencapai target itu kata NH, bakal calon legislatif diinstruksikan terus menyosialisasikan tiga hal, yakni sosialisasi program partai, sosialisasi bakal calon legislatif dan sosialisasi calon Presiden.
Adapun Golkar telah mendeklarasikan untuk mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Pada Rapimnas kali ini persiapan Pileg dan Pilpres akan lebih dimatangkan.
“Sosialisasi capres sekarang pun sudah berjalan. Setiap Musyawarah Daerah sudah memajang foto capres,” ujar Ketua Harian DPP Partai Golkar itu.
Di samping membahas persiapan Pileg dan Pilpres 2019, Rapimnas juga akan membahas persiapan Pilkada Setentak 2018 dan sejunlah persoalan bangsa.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds