Sosok Nurdin Halid di Mata Bahar Muharram: Bonus Cair sebelum Kering Keringat (1)

HAM Nurdin Halid

HAM Nurdin Halid

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Masih ingat bek tangguh PSM, Bahar Muharram? Rupanya sang legenda ini punya kesan khusus pada sosok Nurdin Halid (NH). Persinggungannya sebagai pemain dan NH sebagai manajer PSM pada era 1995 membuat keduanya punya hubungan akrab.

Betapa tidak, menurut Bahar Muharram, di tangan NH, prestasi PSM tiba-tiba meroket. Padahal, ia star dari terpuruk. Sebagai pemain terlama ketika itu, Bahar Muharram menilai kunci keberhasilan PSM, di luar lapangan, ada di Sang Nakhoda.

Yang pertama, lanjut Bahar Muharram, NH mampu melakukan pendekatan personal kepada setiap pemain. Sejauh yang Bahar rasakan, itu memberi motivasi luar biasa kepada pemain. Mereka pun bermain habis-habisan di setiap pertandingan karena motivasi tadi.

“Kasarnya, mati di lapangan pun kami rela demi PSM,” ungkap Bahar Muharram.

Motivasi itu, lanjutnya, sesungguhnya, secara jujur diakui, bukan karena factor bonus. Yang selalu datang sebelum keringat kering. “Akan tetapi letak motivasi itu adalah karena Pak NH betul-betul penuh perhatian dalam “memanusiakan” pemain,” paparnya.

Bagaimana caranya? Bahar Muharram merinci, yang pertama, pola pendekatan NH ke pemain itu dilakukan dengan menempatkan pemain sebagai sahabat baik. Bahkan, sudah seperti anggota keluarga. Sebab, NH melibatkan istri dalam mengurus pemain.

“Secara psikologis, tidak tampak garis batas yang tegas yang memisahkan NH dengan pemain,” ujarnya.

Lebih dari itu, NH juga sangat perhatian terhadap pemain yang punya masalah pribadi. Terutama yang menyangkut ekonomi. “Misalnya, ketika saya kesulitan biaya memperbaiki rumah, beliau turun langsung membantu,” ungkapnya.

Selain itu, NH juga selalu membangun keakraban sesama pemain. Misalnya dengan membuat acara makan bersama. Belum lagi saat main di luar kandang. “Pak NH selalu mentraktir. Beliau menggiring semua pemain masuk supermarket dan pemain dibebaskan membeli apa saja. Dengan sabar Pak NH menunggu di kasir dan siap membayar semua barang yang dibeli pemain,” urainya.

(sulselbaru.com/bersambung)



loading...

Feeds

ramadan, marhaban ya ramadan, opini, opini bachtiar nasir, bachtiar nasir, ustadz bachtiar nasir, kh Bachtiar Nasir, opini ramadan, opini ramadan bachtiar nasir, ramadan 2017

Memandang Ramadan yang Hebat

SEANDAINYA nyawa dicabut hari ini, maka orang-orang beriman pasti merasakan kebahagiaan. Karena mereka telah diberikan kesempatan berada dalam pelukan bulan …