Peringati Harkitnas, FPR Sulsel Teaterikal di Depan DPRD Makassar

FPR Sulsel menggelar aksi memperingati Harkitnas di depan Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (20/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

FPR Sulsel menggelar aksi memperingati Harkitnas di depan Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (20/5/2017). | POJOKSULSEL - MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulsel menggelar aksi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di depan Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (20/5/2017).

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa menampilkan teaterikal terkait anak bangsa yang tertindas oleh rezim pemerintah saat ini.

Pemeran teaterikal itu tampak aktivis mahasiswa diikat tali oleh penguasa, sebagai simbol penindasan dan kesewanang-wenangan penguasa terhadap mereka.

Kebebasan berekspresi bagi kelompok aktivis mahasiswa di kampus telah “diamputasi” oleh para birokrat. Aksi mereka ini pun mendapat pengawalan polisi.

Karena itu, momentum Harkitnas 2017 menjadi semangat Front Perjuangan Rakyat Sulsel untuk menyikapi 10 persoalan, yang menggerus gerakan aktivis mahasiswa dan rakyat. Di antaranya cabut SK DO 3 mahasiswa UIM, mengecam pembakaran ruang diskusi mahasiswa UIN, mengecam pembubaran aksi mahasiswa UMY.

Selanjutnya, cabut UU Perguruan Tinggi Nomor 13/2012, bebaskan 2 jurnalis pers mahasiswa yang ditangkap oleh polisi di Medan, dan hentikan segala bentuk intimidasi terhadap aksi mahasiswa Soedirman melawan.

Pada sektor buruh dan pekerja, FPR Sulsel mendesak pencabutan PP 78/2015 tentang pengupahan, dan menolak PHK sepihak 120 buruh PT Lonsum serta 1.300 buruh PT PDK.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

ramadan, marhaban ya ramadan, opini, opini bachtiar nasir, bachtiar nasir, ustadz bachtiar nasir, kh Bachtiar Nasir, opini ramadan, opini ramadan bachtiar nasir, ramadan 2017

Memandang Ramadan yang Hebat

SEANDAINYA nyawa dicabut hari ini, maka orang-orang beriman pasti merasakan kebahagiaan. Karena mereka telah diberikan kesempatan berada dalam pelukan bulan …