Innalillah… Muhammadiyah Ditemukan di Perairan Kolaka

pojoksulsel - ilustrasi

pojoksulsel - ilustrasi

POJOKSULSEL.com, LUWU TIMUR – Proses pencaharian membuahkan hasil. Muhammadiyah (45), nelayan asal desa Lampenai, kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsweisi Selatan (Sulsel) ditemukan, Sabtu (20/5/2017) pukul 08.30 Wita.

Hanya sayang, Muhammadiyah yang ditemukan dalam keadaan mengapung sudah meninggal dunia. Muhammadiyah ditemukan di perairan Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lutim .Zabur mengungkapkan jika korban ditemukan oleh seorang nelayan yang curiga melihat benda terapung yang mirip manusia. Setelah didekati, ternyata benar adanya, jenazah tersebut adalah nelayan yang hilang beberapa hari lalu.

Nelayan tersebut sebelumnya telah dilaporkan terjatuh dan menghilang dari perahunya pasca melakukan aktivitasnya diperairan Teluk Bone, Selasa (16/5/2017). Puluhan perahu nelayan setempat ikut membantu dalam pencarian.

Selain itu, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Bone juga telah dilibatkan dalam pencarian sehari sejak dilaporkan nelayan Desa Lampenai tersebut menghilang.

Terpisah, Kapolsek Wotu AKP Jamal Ansar juga membenarkan penemuan nelayan yang telah hilang sejak Selasa lalu.

Menurutnya, mayat nelayan itu telah ditemukan dalam keadaan mengapung di perairan Kolaka oleh tim pencarian yang tergabung dari nelayan setempat dan Basarnas Bone.

“Saat ini mayat nelayan tersebut sementara dievakuasi di perairan Kolaka. Kalau tidak ada halangan sekitar satu jam lebih jenazahnya akan tiba di Wotu,” kata Jamal kepada wartawan.

(bayu/pojoksulsel)



loading...

Feeds

ramadan, marhaban ya ramadan, opini, opini bachtiar nasir, bachtiar nasir, ustadz bachtiar nasir, kh Bachtiar Nasir, opini ramadan, opini ramadan bachtiar nasir, ramadan 2017

Memandang Ramadan yang Hebat

SEANDAINYA nyawa dicabut hari ini, maka orang-orang beriman pasti merasakan kebahagiaan. Karena mereka telah diberikan kesempatan berada dalam pelukan bulan …