BPBAP Takalar Kawal Kebijakan Menteri Susi

BPBAP Takalar sebagai salah satu Unit pelaksana teknis Direktorat jenderal Perikanan Budidaya secara terus menerus mengawal kebijakan Menteri kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti.

Salah satunya adalah menjaga ketersediaan sumberdaya ikan di perairan umum yaitu dengan restocking.

Sejalan dengan misi Kementerian Kelautan dan Perikanan, restocking ikan diyakini mendukung upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kegiatan restocking sendiri bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman jenis ikan, peningkatan stok ikan yang dapat ditangkap oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya, pelestarian sumber daya benih ikan dan pemanfaatan sisa-sisa kotoran organik yang dihasilkan dari kegiatan pembudidayaan ikan.

Kamis (18/5/2017), BPBAP Takalar kembali melaksanakan kegiatan restocking di Kabupaten Barru, tepatnya di Teluk Awerange, Desa Lawallu, Kec. Soppeng Riaja.

Benih yang direstocking adalah benih bandeng sebanyak 200.000 ekor dan benih ikan kakap putih sebanyak 5.000 ekor dengan total 205.000 ekor benih.

Penyerahan benih Ikan Kakap kepada Pemerintah Desa Lawallu untuk dilakukan restocking di teluk Awerange

Restocking benih ikan kakap dan Bandeng di teluk Awerange bersama dengan Kadis KP kab. Barru dan pemerintah setempat
Kegiatan Restocking ini dihadiri oleh Kadis Perikanan dan Kelautan Barru.

Nono Hartanto selaku Kepala BPBAP Takalar mengatakan, kegiatan restocking ini adalah kegiatan rutin BPBAP Takalar dalam rangka mengawal Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan  untuk pelestarian sumberdaya ikan di perairan umum.

Dimana bulan sebelumnya kegiatan restocking dilaksanakan di kabupaten Pangkep dengan menebar kepiting rajungan dan benih Ikan bandeng. Kegiatan ini secara bergiliran akan dilaksanakan dibeberapa kabupaten sebagai upaya menjaga kelestarian sumberdaya ikan.

Diharapkan juga kerjasama dari para stake holder setempat untuk mendukung dan memantau kelanjutan dari restocking ini agar bisa dipertahankan stok yang ada.

Disamping restocking, BPBAP Takalar juga memberikan bantuan kepada 10 kelompok pemnbudidaya yaitu dengan jumlah benih yang diberikan sebanyak 85.000 ekor benih dengan rincian 60.000 ekor benih bandeng ( 6 Kelompok pembudidaya , masing masing 10.000 /kelompok )dan  25.000 ekor kakap putih ( untuk 4 kelompok pembudidaya).

Bantuan ini juga merupakan kegiatan rutin yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pembudidaya dan memberikan stimulan agar kegiatan budidayanya bisa berkelanjutan.

Disamping pemberian bantuan benih, para kelompok pembudidaya juga kita dampingi dalam kegiatan teknis dan dipantau secara terus menerus agar bisa berjalan dengan baik.

“Jadi bukan hanya memberikan bantuan dan setelah itu ditinggalkan tetapi dilakukan pendampingan mulai dari persiapan lahan, penebaran, sampe dengan panen. Secara rutin tenaga teknis akan melakukan pendampingan secara periodik,” katanya. (rls/pojoksulsel)



loading...

Feeds

ramadan, marhaban ya ramadan, opini, opini bachtiar nasir, bachtiar nasir, ustadz bachtiar nasir, kh Bachtiar Nasir, opini ramadan, opini ramadan bachtiar nasir, ramadan 2017

Memandang Ramadan yang Hebat

SEANDAINYA nyawa dicabut hari ini, maka orang-orang beriman pasti merasakan kebahagiaan. Karena mereka telah diberikan kesempatan berada dalam pelukan bulan …