Tenang… Agus AN Bilang, Bahan Pokok Terpenuhi sampai Idul Adha

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu’mang menegaskan, persediaan bahan pokok di Sulsel masih terpenuhi untuk kebutuhan masyarakat sampai lebaran Idul Adha mendatang.

“Jadi kebutuhan selama Bulan Ramadan sampai lebaran Idul Fitri, bahkan sampai lebaran Idul Adha, itu Insya Allah cukup,” kata Agus AN usai meninjau gudang distributor, Pasar Terong dan pasar Retail jelang Ramadan, Selasa (16/5/2017).

Wagub Agus AN mengungkapkan, berdasarkan laporan Dinas Perdagangan Sulsel bahwa persediaan beras di Sulsel sampai 26 bulan ke depan. Sementara untuk daging 4 sampai 5 bulan dan daging ayam sampai 5 bulan ke depan. Begitu pun dengan bahan pokok lainnya.

Meski demikian, Agus AN mengaku masih belum mengetahui secara pasti pergerakan harga daging. Walapun saat ini masih normal, Agus AN tetap meminta Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto terus memantau perkembangan harga daging di pasar.

Khusus untuk cabai, Agus AN masih optimis dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan sampai lebaran Idul Fitri. Alasanya, pertanian cabai Pemkot Makassar tengah panen saat ini.

Hasil pantaun Agus AN bersama Ketua KPPU Syarkawi Rauf, Walikota Danny Pomanto bersama rombongan di 3 pasar menunjukan bahwa sudah hampir terjadi keseragaman harga semua bahan pokok. Kecuali yang terjadi variasi harga adalah pada bawang putih, yakni Rp40.000 ribu per kilogram di Pasar Terong dan Rp59.990 per kilogram di pasar Retail.

Sementara, Syarkawi Rauf mengatakan untuk harga minyak goreng di Pasar Terong masih dijual 11.000 per kilogram. Namun para pedagang berjanji akan menjual sesuai kesepakatan harga, yakni Rp10.000 per kilogram untuk penjualan stok baru.

Meski demikian, secara keseluruhan harga bahan pokok di Pasar Terong Makassar dan pasar Retail, sudah seragam dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

Syarkawi Rauf menegaskan agar pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dan antisipasi untuk mempertahankan kestabilan harga di pasaran, selama Ramadan hingga lebaran Idul Fitri.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds