Dana Pilgub Sulsel Diusul Rp 470 Miliar, Ini Rinciannya

KPUD Sulsel menggelar rapat koordinasi di Komisi A DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (16/5/2017). POJOKSULSEL/MUH FADLY

KPUD Sulsel menggelar rapat koordinasi di Komisi A DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (16/5/2017). POJOKSULSEL/MUH FADLY

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulsel mengusulkan anggaran pelaksanaan Pilgub Sulsel 2018 mendatang sebesar Rp 470 miliar.

Sebelumnya, KPUD Sulsel mengusulkan Rp 695 miliar. Hanya saja, anggaran tersebut dinilai terlalu besar. Apalagi 12 kabupaten/kota di Sulsel juga harus mendanai pilkada serentak pada 2018 mendatang.

Ketua KPUD Sulsel Iqbal Latief mengatakan, dana tersebut bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Sulsel sebesar Rp 127 miliar lebih. Sementara sisanya, diambil dari anggaran pemerintah daerah se-Sulsel.

“Anggaran ini akan digunakan membiayai seluruh tahapan pilkada, mulai dari bulan Agustus tahun ini,” kata Iqbal Latief pada rapat koordinasi Komisi A DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (16/5/2017).

Menurut Iqbal Latief, pengusulan anggaran ini berdasarkan prediksi untuk 7 pasangan calon yang maji di Pilgub. 4 Paslon dari usunhan partai politik, dan 3 calon lewat jalur perseorangan atau independen.

Iqbal Latief mengatakan, anggaran untuk calon di bawah jumlah prediksi tersebut masih aman. Termasuk pencalonan jalur independen dinilai tidak akan banyak. Sebab, ferivikasi syarat dukungan terbilang sulit dan mirip sensus yang dihitung satu persatu.

Secara rinci dana tersebut akan digunakan untuk pembayaran honor petugas dan pengawas Pilkada sebesar Rp191 miliar.  Selanjutnya anggaran untuk pemutakhiran data pemilih sebesar Rp12 miliar.

Penggunaan anggaran lainnya adalah untuk biaya kampanye senilai Rp 76,8 miliar, logistik Rp32,8 miliar, dan sosialisasi Rp10 miliar.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds