Cerita Ihwal Zahran, Pembalap Pangkep yang Tewas di Palopo

M Ihwal Sahran, pembalap asal Pangkep, sempat berpose sesaat sebelum kecelakaan maut di arena Chalolo Roadrace Palopo, Minggu (14/5/2017) sore. FOTO: Instagram

M Ihwal Sahran, pembalap asal Pangkep, sempat berpose sesaat sebelum kecelakaan maut di arena Chalolo Roadrace Palopo, Minggu (14/5/2017) sore. FOTO: Instagram

POJOKSULSEL.com, PALOPO – Nasib naas menimpa pembalap muda dari tim Pumass Racing Pangkep,  M Ihwal Sahran (17).

Sahrai tewas seketika usai mengalami kecelakaan maut di arena Chalolo Roadrace Palopo, Minggu (14/5/2017) sore.

Korban meregang nyawa usai mengalami kecelakaan saat balapan memasuki lap terakhir di kelas MP6 di Kota Palopo.

Korban merupakan pelajar SMA 1 Pangkep yang beralamat di Jalan Mattoanging, Kecamatan Pa’bundukan, Pangkep.

Muh Ihwal Zahran R, salah satu pebalap muda di Sulsel. Berbadan mungil, tapi kelincahannya menunggangi kuda besi di lintasan balap tidak perlu diragukan lagi.

Dia memiliki semangat tinggi mengikuti balapan, di usianya yang masih 14 tahun, Ihwal sudah membangun mimpinya bisa menjadi pebalap nasional.

Dikutip dari Dapurpacu.com, Ihwal mulai terjun ke dunia balap, baru satu tahun lebih. Bahkan untuk bisa jadi pebalap dia harus berjuang meyakinkan kedua orang tuanya.

Keinginannya mengikuti balap, bocah yang masih duduk di kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu mengaku dunia balap penuh dengan tantangan seperti uji nyali.

“Awalnya orang tua tidak mengijinkan, tapi kakak sepupu terus memberikan semangat kepada saya dan membimbing saya dalam latihan. Saya memang suka dengan balapan, karena balapan itu bagi saya penuh tantangan,” ujar Ihwal belum lama ini.

Ihwal berjuang keras untuk meyakinkan orangtuanya, hingga akhirnya kedua orang tuanya mengijinkan. Ini lantaran Ihwal mampu membuktikan kepada kedua orang tuanya melalui prestasi yang diraihnya.

Anak pertama dari dua bersaudara ini bermimpi ingin menjadi pebalap nasional, bahkan karirnya di dunia balap ingin seperti Andi Gilang (Astra Honda Racing Team).

“Melalui balap saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya, saya juga mengidolakan Andi Gilang dan saya ingin seperti Andi Gilang, Andi itu cara bawa motornya bagus berani dan lincah. Semoga karir Andi Gilang terus membaik dan bisa membanggakan Indonesia di dunia balap Internasional,” harapnya.

(cbd/seruya/pojoksulsel)



loading...

Feeds

makassar, berita makassar, berita terkini makassar, kesehatan, info kesehatan, tips kesehatan, berita kesehatan, pojoksulsel, pojok sulsel, sehat, berita sehat, pojoksulsel.com, pojok sulsel, pojoksulsel, trik sulit bangun pagi, sulit bangun pagi, cara mengatasi sulit bangun pagi

Ini Bahayanya Tidur Berlebihan

POJOKSULSEL.com – Tidur berlebih, utamanya saat waktu libur tiba, begitu sayang untuk dilewatkan. Namun, studi baru-baru ini menemukan bahwa orang …