Legislator Cantik Ini‎ Ingin Parepare Jadi Pusat Budaya dan Pariwisata

Anggota DPRD Parepare Hj Apriani Djamaluddin

Anggota DPRD Parepare Hj Apriani Djamaluddin

KOTA Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) bukan hanya di kenal sebagai Kota jasa dan niaga. Namun, kota tempat kelahiran Presiden ke-3 RI, BJ Habibie itu juga dikenal sebagai kota menuju mercusuar pendidikan, yang mana pemerintah kota tersebut kini tengah membangun peradaban untuk melahirkan para ‎santri dan ulama.

Tak hanya itu, Kota Parepare juga menyimpan banyak keunikan yang memiliki daya tarik tersendiri.

Hal itu diungkapkan nggota DPRD Parepare, Hj Apriani Djamaluddin, Sabtu (13/5/2017).

Legislator berparas cantik itu justru berkeinginan menjadikan Kota Parepare sebagai magnet baru dalam sektor pariwisata dan budaya.

“Insfratruktur yang dibangun pemerintah kota sangat mendukung menjadikan Parepare sebagai pusat pariwisata dan budaya. Jadi bukan hanya kota pendidikan,” kata legislator dari PDI Perjuangan ini.

Dia menjelaskan, Parepare menyimpan banyak sejarah, kearifan masyarakat lokal membuat kota itu kini banyak dikunjungi oleh warga dari luar daerah. Obje‎k wisata di Parepare kata dia tak kalah indahnya dari kota-kota lain.

“Ada kuliner, monumen bersejarah, bahari dan destinasi wisata baru seperti monumen cinta Habibie-Ainun, jembatan Tonrangen riverside pasar tradisional senggo dan lain-lain,” jelasnya.

Tinggal, kata dia, bagaimana seluruh pihak termasuk masyarakat mempromosikan objek-objek wisata itu.

Apriani pun mengapresiasi Pemerintah Kota Parepare yang peduli dalam upaya mempromosikan hal-hal baru yang ada.

Menurut anggota Komisi I tersebut, kegiatan-kegiatan seperti pemilihan putra-putri pariwisata yang di lakukan setahun sekali‎ adalah bukti kepedulian pemerintah kota dalam membangun sektor pariwisata dan budaya.

“‎Kita apresiasi kegiatan tersebut. Semoga itu mampu menjadi sarana dalam mempromosikan kekayaan objek wiasata yang ada di kota kita ini,” ungkap Apriani.

(sps/dprdparepare/pojoksulsel)



loading...

Feeds

opini, Andi Fajar Asti, opini Andi Fajar Asti, opini plagiat, plagiat, rektor unj dipecat, rektor unj lagiat

Pesan untuk Pak Menteri

PEMECATAN Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menuai polemik. Betapa tidak, dibalik prestasi kepemimpinan Prof. Djaali selaku rektor UNJ berbagai isu …