Kalau Tak Dilatih Antonio Conte, Apakah Chelsea Bisa Juara Liga Inggris?

Pelatih Chelsea Antonio Conte dielu-elukan para pemain. Foto via @premierleague

Pelatih Chelsea Antonio Conte dielu-elukan para pemain. Foto via @premierleague

POJOKSULSEL.com, INGGRIS – Chelsea memastikan diri menjadi juara Liga Inggris musim 2016/2017 usai menang 1-0 di kandang West Bromwich Albion, Sabtu (13/5) dini hari Wita.

Keberhasilan Chelsea dalam merebut juara Liga Primer Inggris itu pun tidak lain atas sumbangsih pemikiran Antonio Conte.

Conte datang ke Chelsea dengan modal kegagalan membawa Timnas Italia juara Piala Eropa 2016 di Prancis.

Kala itu, Gli Azzurri hanya mampu menembus babak perempat final sebelum disingkirkan Jerman.

Meski begitu, kedatangan Conte ke Chelsea disambut dengan optimisme tinggi oleh para fans. Dia mampu membuat Italia tampil impresif sepanjang Piala Eropa 2016.

Selain itu, Conte juga sukses membawa Juventus meraih tiga Scudetto dalam tiga musim kepemimpinannya.

Tangan dingin Conte sempat diragukan saat The Blues kalah dari Liverpool dan Arsenal pada putaran pertama Premier League.

Namun, kekalahan itu membuat kegeniusan Conte mulai terpancar. Dengan berani, pria kelahiran Lecce pada 47 tahun silam tersebut mengubah formasi Chelsea dari 4-2-3-1 menjadi 3-4-3.

“Sejak kekalahan buruk dari Liverpool dan Arsenal, saya berpikir untuk menemukan sistem baru. Di pikiran saya ada opsi 3-4-3 karena saya tahu karakter para pemain. Mereka cocok dengan itu dan akan memberikan soliditas permainan,” urai Conte kepada BT Sport.

Sejak saat itu, 13 kemenangan beruntun sempat diraih pasukan London Biru. Eden Hazard dan kawan-kawan pun perlahan melesat ke puncak klasemen dan tak tergeser lagi sampai akhir musim.



loading...

Feeds