Danny Pomanto Tenangkan Massa, Aksi 1000 Lilin Save Ahok di Losari Bubar

Walikota Makassar Danny Pomanto saat menenangkan dua kelompok massa yang akan menyalakan 1000 lilin save Ahok di Pantai Losari dan pihak yang menetang, Sabtu (13/5/2017) malam. | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

Walikota Makassar Danny Pomanto saat menenangkan dua kelompok massa yang akan menyalakan 1000 lilin save Ahok di Pantai Losari dan pihak yang menetang, Sabtu (13/5/2017) malam. | POJOKSULSEL - CHAIDIR PRATAMA

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Gelombang aksi massa mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pasca penahanannya juga bergulir di Makassar. Pendukung Ahok menggelar aksi 1000 lilin untuk Ahok di Patai Losari Makassar, Sabtu (13/5/2017). Namun, aksi 1000 lilin Ahok di Makassar gagal dilakukan.

Pendukung Ahok awalnya berkumpul di depan RS Stella Maris, Jalan Penghibur, sambil membawa lilin yang akan dinyalakan. Aksi itu mendapatkan respons penolakan dari sejumlah organisasi massa, kelompok pemuda, dan mahasiswa.

Di tengah situasi yang memanas, Walikota Makassar Danny Pomanto menenangkan massa sehingga benturan antar dua kelompok massa dapat dihindari.

Suara Walikota Danny Pomanto terdengar dari ppengeras suara. Danny Pomanto menyerukan kedua kelompok massa menahan diri, menjaga situasi dan kondisi kota tetap aman dan terkendali.

“Makassar harus kita jaga. Jangan tersulut emosi. Jangan ada yang provokasi Makassar,” lantang Danny Pomanto di tengah-tengah kerumunan massa.

Setelah melewati diskusi dan kordinasi dengan kedua kelompok massa, akhirnya situasi dapat dikendalikan dan kedua kelompok sepakat membubarkan diri dengan damai.

Danny Pomanto juga mengajak kedua kelompok berpikir jernih, duduk bersama membincangkan aksi malam ini dengan kepala dingin di waktu yang telah disepakati pada Selasa pekan depan.

“Alhamdulillah setelah melewati diskusi dan kordinasi dengan tokoh – tokoh aksi kita bersepakat mengakhiri dengan damai,” ucap Danny Pomanto.

Danny Pomanto bersyukur warga Makassar masih mengedepankan kecintaannya pada kota dan mampu menahan diri dari aksi yang dapat mengoyak ketenangan dan kedamaian Makassar.

Bersama Wali Kota Danny juga hadir di tengah-tengah aksi, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi, dan Dandim 1408 BS Letkol (Kav) Otto Sulo.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

korupsi, kasus korupsi, bendungan kareloe, korupsi bendungan kareloe, fadli zon, korupsi sulsel

Gerindra Pastikan Gugat RUU Pemilu ke MK

PARTAI Gerindra bakal menggugat persyaratan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold dalam Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru disahkan. Syarat …