Fahri Hamzah Tantang Pimpinan KPK Buka-bukaan

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto: dokumen JPNN.Com

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Foto: dokumen JPNN.Com

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah kesal namanya kembali diseret-seret dalalm persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Rabu kemarin, (10/5/2017). Pasalnya, dia mengaku sudah melaporkan LHKPN dan juga mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

“Saya mau tanya kenapa KPK menyeret ranah perpajakan ini ke ruang sidang? Apalagi kepada orang yang seperti saya sudah ikut tax amnesty,” ujarnya di Kompleks Parlemen kemarin, Kamis (11/5).

Fahri lantas mempertanyakan kebijakan dari Direktorat Jenderal Pajak. Apakah memang dibenarkan untuk membongkar para pejabat atau pihak-pihak yang ikut program tax amnesty.

Jika memang boleh dibuka siapa yang mengikuti program tax amnesty, Fahri meminta lebih baik Dirjen Pajak membeberkannya secara menyeluruh. Termasuk membuka data pemerintah akan program tersebut.

“Saya minta pemerintah juga jujur sekarang. Pendapatan pajak kita melalui tax amnesty berapa, piutang pajak kita berapa, yang seharusnya berapa, tercapai tidak? Apa ini boleh diaudit oleh BPK sehingga kita tahu betul?” tuturnya.

Dia menjelaskan, tax amnesty sejatinya untuk membersihkan tunggakan pajak di masa lalu supaya ke depan mereka taat membayar pajak.

“Tapi kalau persoalan pajak saya ini mau dipakai untuk mengkriminalisasi saya, ayo kita lihat ke belakang semua. Saya siap, saya berani. Kalau memang ada policy negara dibongkar kembali pajak ini ke belakang, ayo kita bongkar, kita buka-bukaan,” kesalnya.

Bahkan, lanjut Fahri perlu dibongkar pula laporan atau pembayaran pajak pimpinan KPK, serta pejabat-pejabat yang bekerja dan berafiliasi dengan komisi antirasywah itu. “Ayo kita buka semua. Siapa yang paling bersih. Kalau memang mau begitu,” tantang Fahri.

Legislator asal NTB itu mengatakan, jika ingin menggunakan perpajakan sebagai cara untuk mengkriminalisasi politisi, itu bentuk kejahatan terbuka yang dilakukan oleh pejabat negara dan penegak hukum. “Dan ini yang melumpuhkan ekonomi kita, usaha, dan berbisnis kita,” ucapnya.

Karena itu, dia memberi peringatan keras kepada Dirjen Pajak, Kementerian Keuangan, dan pejabat pajak. “Jangan main-main dengan menggunakan data pajak orang untuk kriminalisasi. Kalau mau terbuka, ayo terbuka sampai belakang,” pungkas Fahri.

Sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeber kejanggalan pajak milik Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Nama dua wakil ketua DPR itu dipaparkan pada persidangan atas Handang Soekarno di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/5).

Handang merupakan Kasubdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan yang didakwa menerima suap USD 148.500 dari Ramapanicker Rajamohanan Nair terkait pengurusan pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia.

(dna/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

selebriti indonesia, berita selebriti indonesia, pojokulsel.com, pojoksulsel, pojok sulsel, berita terkini selebriti, berita terkini, online makassar, berita online makassar, berita terkini opick, ayah opick meninggal dunia, ayah opick meninggal

Opick Digugat Cerai Sang Istri

POJOKSULSEL.com – Rumah tangga penyanyi lagu religi Opick dikabarkan tengah renggang. Apalagi, Opick dikabarkan digugat cerai oleh istrinya, Dian Rositaningrum. …
selebriti, Indadari Mindrayanti, penyakit langka istri caesar, caesar, penyakit istri caesar, penyakit langka Indadari Mindrayanti, Indadari Mindrayanti sakit

Benarkah Istri Caisar Keguguran?

POJOKSULSEL.com – Istri Caisar, Indadari, tengah ramai diperbincangkan warganet. Hal ini lantaran posting-annya di Instagram story yang mengunggah foto duren. …

Paskibraka Pakai Cadar Bikin Heboh

POJOKSULSEL.com, TASIKMALAYA – Media sosial dihebohkan dengan Paskibra Tasikmalaya memakai cadar saat upacara HUT ke-72 RI. Foto itu memperlihatkan semua …