Di Depan Warga Parepare, NH Tegaskan Tidak Ingin Jadi Penguasa

Nurdin Halid saat berdialog dengan warga Parepare

Nurdin Halid saat berdialog dengan warga Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Bakal calon Gubernur Sulsel HAM Nurdin Halid kembali menjelaskan soal perbedaan mendasar antara sosok penguasa dengan pemimpin. Di depan ratusan warga Parepare, NH menjelaskan, pemimpin hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi rakyatnya. Namun, sosok penguasa ditakdirkan untuk dilayani, bukan melayani.

“Karena itu, saya kembali tegaskan, saya maju di Pilgub Sulsel tidak untuk mencari kekuasaan, melainkan ingin menjadi sosok pemimpin yang melayani seluruh rakyat Sulsel tanpa membeda-bedakan agama, suku dan ras,” kata NH di acara Temu Konstituen dan Sosialisasi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Daerah Pemilihan VI Pangerang Rahim di Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Sorean, Parepare, Rabu (10/05).

 

NH menjelaskan, perbedaan pemimpin dan penguasa, pemimpin adalah pelayan rakyat, jadi pemimpin bertugas menjadikan rakyat sebagai tuan, sedangkan, kalau penguasah merupakan tuan, saya tidak ingin menjadi penguasa.

Di kesempatan yang sama, Ketua Harian DPP Partai Golkar itu menuturkan, bahwa nantinya praktek seorang pemimpin baginya, yakni mendorong kemajuan pendidikan di setiap kebupaten di Sulsel nantinya, sehingga itu dapat mengurangi angka urbanisasi di Kota Makassar.

“Nantinya kita akan bangun pendidikan kita di setiap kabupaten, jadi anak – anak tidak perlu ke Makassar untuk melanjutkan pendidikan, insya Allah kita akan bangun universitas setara dengan Unhas dan UNM,” ungkapnya.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds