Tangis Haru Hingga Sujud Syukur Saat Vonis Ahok

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MAJELIS hakim resmi memvonis Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman 2 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 5 ribu.

Di luar ruang persidangan vonis itu disambut suka cita oleh massa yang selama ini merasa sikap mantan Bupati Belitung Timur itu telah menista agama Islam.

Massa di luar gedung Auditorium Kementerian Pertanian (Kementan) sujud syukur setelah mendengar putusan majelis hakim dari mobil komando. “Alhamdulillah Ya Allah,” seru para peserta aksi di kawasan Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Mereka senang karena perjuangan yang telah dilakukan tidak sia-sia karena gubernur DKI Jakarta itu telah resmi divonis 2 tahun pejara. Mereka juga tidak kuasa menahan air mata karena perjuangan yang telah dilakukan.

Lantunan salawat pun terus terdengar sebagai ucapan syukur karena Ahok. Mereka puas karena vonis yang diberikan kepada Ahok berbeda dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun ada pula massa yang tidak setuju karena Ahok hanya mendapat vonis 2 tahun penjara. Mereka menginginkan Ahok divonis 5 tahun. “Harusnya 5 tahun sudah menista agama,” kata seorang ibu sambil menangis.

Koordinator aksi lewat dari atas mobil komando kemudian menyerukan jangan ada aksi main hakim sendiri. Dengan putusan majelis hakim harus diterima. “Tunggu keputusan ulama aksi selanjutnya,” kata seorang koordinator.

Saat ini massa yang kontra terhadap Ahok perlahan-lah sudah membubarkan diri setelah mendegar vonis 2 tahun kurungan penjara terhadap mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

(cr2/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

Barcelona Keok, Neymar Tertawa

POJOKSULSEL.com – Akun Twitter resmi Paris Saint-Germain (PSG) menjadi pembicaraan setelah memposting foto Neymar sedang tertawa lepas dalam latihan. Foto …

Makin Runcing, Rivalitas Prabowo dan Jokowi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, mengomentari soal ketidakhadiran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto …