Mampu Menekan Inflasi, Taufan Pawe Diundang Berbagi Ilmu di BI

Walikota Parepare Taufan Pawe saat menjadi pembicara di acara Economic Leadership for Regional Goverment Leader yang dilaksanakan di Kampus Bank Indonesia Institute di Gedung D Lt.1 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jakarta 8-10 Mei 2017.

Walikota Parepare Taufan Pawe saat menjadi pembicara di acara Economic Leadership for Regional Goverment Leader yang dilaksanakan di Kampus Bank Indonesia Institute di Gedung D Lt.1 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jakarta 8-10 Mei 2017.

WALI KOTA Parepare HM Taufan Pawe diundang menjadi pembicara dalam program pembelajaran Economic Leadership for Regional Goverment Leader.

Kegiatan ini dalam rangka Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Pemerintah Kota yang dilaksanakan di Kampus Bank Indonesia Institute di Gedung D Lt.1 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia Jakarta 8-10 Mei 2017.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka mengatakan, Walikota Parepare merupakan salah satu undangan dari 15 kepala daerah di Indonesia.

“Di sulawesi Selatan hanyak Pak Wali (Taufan Pawe ) dan Bupati Bantaeng (Nurdin Abdullah) yang diundang,” urai Hamka, Selasa (9/5/2017).

Mantan Lurah Labukkang ini menjelaskan kapasitas Taufan dalam mengendalikan laju inflasi yang membuat laju perekonomian menjadi stabil adalah salah satu indikator, sehingga Taufan Pawe diundang langsung.

“Beliau mengungkap rahasianya kenapa Parepare bisa melakukan hal tersebut, yakni dengan teori telapak kaki dengan menghadirkan ikon-ikon di Kota Parepare yang menjadi magnet untuk menarik minat daerah tetangga untuk berkunjung ke Parepare,”jelasnya.

April 2017 lalu, Sulawesi Selatan mengalami inflasi 0,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar
128,26.

Dari 5 kota IHK di Sulawesi Selatan, semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Bulukumba sebesar 0,63 persen dengan IHK 133,18 dan terendah terjadi di Parepare sebesar 0,05 persen dengan IHK 122,90.‎

(sps/pemkotpare/pojoksulsel)



loading...

Feeds