Hakim Kasus Ahok Abaikan Tuntutan Jaksa

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

BERDASARKAN fakta persidangan, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memilih pasal 156 a KUHP terhadap perkara penodaan agamayang menjerat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Memerhatikan fakta, maka majelis memilih dakwaan alternatif pertama (pasal 156 a KUH)),” kata Hakim Anggota Jupriadi membacakan pertimbangan majelis di persidangan PN Jakut di gedung Kementan.

Hakim menyatakan, Ahok diajukan ke persidangan oleh JPU dengan dakwaan alternatif. Yakni, alternatif pertama pasal 156 a dan alternatif kedua pasal 156 KUHP.

Adapun pasal 156a berbunyi: Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan,

a. Yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa unsur barang siapa dalam dakwaan pasal 156 a sudah terpenuhi.

Hal ini berbeda dengan tuntutan jaksa yang memilih pasal 156 KUHP.

(boy/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …